9 Jabatan Strategis TNI Berganti, Anak Mantan Wapres Resmi Jadi Pangkogabwilhan I
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Sembilan jabatan perwira tinggi (pati) TNI resmi beralih setelah dilakukan sertijab, Selasa (7/1/2025). Upacara sertijab itu dipimpin Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Jabatan yang diserahterimakan yakni Pangkogabwilhan I dari Laksdya Rachmad Jayadi kepada Mayjen Kunto Arief Wibowo. Mayjen Kunto Arief merupakan putra dari mantan Wapres Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno. Sebelumnya ia menjabat Staf Ahli Bidang Ekonomi Setjen Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas).
Jabatan selanjutnya yang diserahterimakan adalah Dankodiklat TNI dari Letjen TNI Mohammad Fadjar kepada Mayjen TNI Bobby Rinal Makmun, Asintel Panglima TNI kini dijabat Mayjen TNI Krido Pramono menggantikan Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, dan Aslog Panglima TNI resmi beralih dari Mayjen TNI Jamallulael kepada Mayjen TNI Candra Wijaya.
Sementera itu, Dankoopssus TNI kini diemban oleh Brigjen TNI Hendy Antariksa menggantikan Mayjen TNI Suhardi, Kapusbintal TNI beralih dari Laksma Ian Heriyawan kepada Kolonel Inf Tornado, Kapusjarah TNI kini dijabat Kolonel Arm Stefie Jantje Nuhujanan menggantikan Brigjen M Syech Ismed, dan Kapusjaspermildas TNI diserahterimakan dari Brigjen Mahfud kepada Kolonel Inf Arie Tri Hedhianto.
Para pati TNI menduduki jabatan baru ini berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1545/XII/2024 tentang Pemberhentian Dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia tertanggal 6 Desember 2024 lalu. Dalam mutasi, Mayjen Maryono juga digeser dari Koorsahli Panglima TNI menjadi Staf Khusus KSAD dalam rangka penugasan sebagai Irjen Kementerian Perhubungan RI. Namun, Panglima TNI belum menunjuk pengganti Mayjen Maryono.
Dalam amanatnya, Panglima TNI menegaskan pentingnya untuk tetap melakukan peningkatan kapasitas TNI dalam menghadapi berbagai tantangan dan dinamika yang terus berkembang serta harus mampu beradaptasi dengan cepat terhadap situasi yang ada.
“TNI membutuhkan interoperability atau kemampuan untuk bekerjasama secara efektif dengan berbagai pihak sebagai kunci utama dalam pelaksanaan tugas,” ujarnya dikutip dari keterangan resmi Puspen TNI.
Lebih lanjut, Jenderal Agus berharap agar para perwira tinggi tersebut dapat memperkuat kepemimpinan dalam membina satuan kerjanya masing-masing.
“Saya berharap kepada para perwira tinggi sekalian untuk dapat menguatkan kepimpinan dalam membina satkernya masing-masing. Tunjukkan keteladanan dan kapasitas untuk meningkatkan kinerjamu, menuju TNI yang Prima,” pungkas Panglima

















