Stafsus Menag: Kontrol Media Wujudkan Good Governance di Kemenag
Thomas Pulungan
BANDA ACEH, (ERAKINI) – Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Wibowo Prasetyo mengatakan peran media massa sangat efektif mendukung Inspektorat Jenderal Kementerian Agama (Itjen Kemenag) dalam menjalankan fungsi pengawasan.
Lewat kontrol media, Kemenag mampu membangun layanan secara efektif, efisien, dan bahkan lebih akuntabel.
“Transformasi layanan dan good governance yang sejak awal menjadi komitmen Menteri Agama Gus Yaqut Cholil Qoumas juga akhirnya terwujud. Kolaborasi dengan melibatkan peran konstruktif dari media ini menjadi kebutuhan karena terbukti memberikan manfaat dan dampak yang besar,” ujar Wibowo di sela-sela Media Gathering Itjen Kemenag di Banda Aceh, Minggu (25/2/2024) malam.
Media Gathering yang pertama kali digelar Itjen Kemenag di Banda Aceh ini dihadiri Irjen Kemenag Faisal Ali Hasyim, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Aceh Azhari, dan puluhan editor media massa nasional dan daerah di Banda Aceh.
"Tanpa media massa, baik cetak, online, televisi, hingga radio, fungsi pengawasan di Kemenag akan kurang. Fungsi pengawasan akan efektif, efesien, dan berdampak luas kepada masyarakat kalau ada peran media," lanjutnya.
Dalam acara focus group discussion (FGD) bertajuk Pengawasan Kolaboratif 2024 tersebut, Wibowo mengungkapkan, dengan transparansi yang tinggi, maka pada akhirnya menciptakan kepercayaan dari publik dan reputasi yang baik. Indikasi tingginya reputasi Kemenag itu antara lain ditandai dengan pengakuan dan pemberian sederet penghargaan dari pihak luar.
















