Perjalanan Kereta Api Kembali Normal Setelah Truk Tronton Dievakuasi
Abdul Rahman Ahdori
MADIUN, (ERAKINI)-Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun Supriyanto mengatakan, setelah kejadian KA Brantas menabrak truk yang berakibat pada dibatalkannnya sejumlah jadwal pemberangkatan, kini, jalur kereta di Semarang sudah berhasil dilakukan normalisasi sehingga dapat dilalui.
"Tim KAI Daop 4 Semarang memastikan salah satu jalur KA sudah berhasil dilakukan normalisasi dan jalur sudah dapat dilalui pada pukul 22.18 WIB. Bakalan truk tronton yang menghalangi jalur hilir kereta api sudah dievakuasi, sehingga perjalanan KA dapat kembali normal," ujar Supriyanto di Madiun, Rabu (19/7/2023).
Menurut dia, KA 112 Brantas relasi Pasar Senen-Blitar diberangkatkan kembali dari Stasiun Jerakah pada pukul 22.23 WIB dengan keterlambatan sebanyak 147 menit.
Meski jalur sudah dapat dilalui dengan kecepatan terbatas, masih terdapat beberapa KA yang mengalami keterlambatan karena menunggu antrean.
Sejumlah KA yang mengalami keterlambatan di Daop 7 Madiun antara lain, KA Brantas masuk Stasiun Blitar 05.38 dan terlambat 178 menit dari jadwal yang seharusnya 02.30. KA Brawijaya tujuan Malang terlambat 279 menit dan KA Majapahit tujuan Malang terlambat 150 menit.
Seluruh jajaran KAI terus berupaya semaksimal mungkin untuk dapat menormalkan kembali seluruh jadwal perjalanan kereta api. KAI selalu berkomitmen untuk senantiasa mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan KA.
Sebagai bentuk kompensasi kepada pelanggan, KAI juga memberikan "service recovery" berupa minuman dan makanan ringan kepada para pelanggan yang perjalanan keretanya terdampak.
















