Mendagri Keluhkan Tingginya Harga Tiket Pesawat di Natuna
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI)-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyoroti mahalnya harga tiket pesawat di daerah perbatasan Indonesia-Vietnam yakni Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Menurut Tito, tingginya harga pesawat dapat berdampak pada minimnya kunjungan wisata ke daerah tersebut.
“Salah satu problem di Natuna ialah masalah harga transportasi, khususnya pesawat terbang," kata Mendagri Tito Karnavian saat kunjungan ke Natuna, Jumat (18/8/2023).
Berdasarkan yang ia ketahui, masalah ini dipicu oleh rendahnya keterisian kursi pesawat. Karena kursi pesawat tidak pernah penuh, pihak maskapai menaikan harga agar tidak mengalami kerugian.
Mendagri mengusulkan dua hal untuk mengatasi tingginya harga pesawat di Natuna. Baginya, Natuna adalah kawasan perbatasan yang seyogyanya menjadi garda terdepan dalam memajukan Indonesia. Karena itu, pemerintah akan ikut mendorong supaya persoalan tersebut bisa teratasi.
Pertama, pemerintah harus mengeluarkan kebijakan subsidi bagi penerbangan di Natuna. Selanjutnya, mendorong penambahan maskapai penerbangan di sehingga lebih kompetitif.
















