Profil Rustian, Sestama BNPB yang Diamankan KPK dalam OTT Kasus Pengadaan Dana Kebencanaan
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rustian, dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Selasa (13/10/2026) malam. Rustian diamankan bersama sejumlah pihak lain dalam penyelidikan dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa yang bersumber dari dana kebencanaan.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, tim penyidik mengamankan 14 orang dalam operasi tersebut, termasuk pejabat BNPB, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan pihak swasta.
“Di mana dalam peristiwa ini tim KPK mengamankan sejumlah 14 orang, di antaranya merupakan Sekretaris Utama atau Sestama, PPK, dan juga pihak-pihak lain termasuk dari unsur swasta,” kata Budi Prasetyo kepada wartawan.
Dalam operasi tersebut, penyidik juga menyita uang tunai yang berdasarkan penghitungan awal mencapai sekitar Rp1,4 miliar.
“Untuk uang tunai, hitungan awal oleh tim senilai sekitar Rp1,4 miliar,” ujarnya.
Profil dan Biodata Rustian
Rustian memiliki latar belakang pendidikan di bidang farmasi, kesehatan masyarakat, dan administrasi publik. Dia lahir pada 1 Januari 1969 dan menjabat sebagai Sekretaris Utama BNPB sejak 2023.
Berikut biodata Rustian:
- Nama lengkap: Dr. apt. Rustian, S.Si., M.Kes.
- Tanggal lahir: 1 Januari 1969
- Jabatan: Sekretaris Utama BNPB sejak 2023
- Pendidikan sarjana dan profesi: Sarjana Sains dan Apoteker, Jurusan Farmasi FMIPA Universitas Andalas
- Pendidikan magister: Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Gadjah Mada, lulus 2005
- Pendidikan doktor: Doktor Ilmu Administrasi Publik, Universitas Brawijaya, lulus 2022
Perjalanan Karier Rustian
Rustian mengawali kariernya sebagai pegawai negeri sipil di Kementerian Kesehatan pada 1998. Sepuluh tahun kemudian, ia beralih tugas ke BNPB. Sejak itu, ia menempati sejumlah jabatan struktural di lembaga yang bertanggung jawab dalam penanggulangan bencana tersebut.
Pada 2016, Rustian dipercaya menjabat Direktur Peralatan pada Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB. Dia juga pernah menjabat Kepala Biro Umum BNPB serta Direktur Sumber Daya Darurat pada Kedeputian Bidang Penanganan Darurat BNPB.
Pengalaman tersebut mengantarkannya ke posisi Sekretaris Utama BNPB pada 2023. Dalam jabatan itu, Rustian menjalankan fungsi kesekretariatan utama untuk mendukung penyelenggaraan administrasi dan tata kelola organisasi BNPB.
Riwayat Pendidikan dan Aktivitas Organisasi
Di bidang akademik, Rustian menyelesaikan pendidikan sarjana sains dan profesi apoteker di Universitas Andalas. Dia kemudian meraih gelar Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat dari Universitas Gadjah Mada pada 2005. Penelitiannya berfokus pada evaluasi ketersediaan obat antituberkulosis.
Pada 2022, Rustian menyelesaikan pendidikan doktor Ilmu Administrasi Publik di Universitas Brawijaya. Disertasinya membahas reformasi tata kelola peralatan penanggulangan bencana berbasis smart governance.
Selain berkarier sebagai birokrat, Rustian aktif dalam sejumlah organisasi profesi dan alumni perguruan tinggi. Dia pernah menjabat Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Andalas (IKA Unand) periode 2021-2025 dan Ketua Umum Ikatan Alumni Farmasi Unand periode 2018-2022.
Rustian juga pernah menjadi Presidium Dewan Pimpinan Pusat Perhimpunan Organisasi Alumni Perguruan Tinggi Negeri Se-Indonesia (Himpuni) periode 2022-2025.
Di organisasi profesi, ia tercatat pernah menjabat Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat dan Tanggap Bencana Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) periode 2014-2022 serta menjadi Dewan Pakar IAI periode 2022-2026. Tak hanya itu, Rustian pernah menjabat Wakil Ketua DPP Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) periode 2018-2022.


















