Rakernas Evaluasi Haji 2026 Jadi Fondasi Perbaikan Layanan
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H/2026 M. Rakernas dengan tema 'Berbenah Tanpa Henti, Mengahdirkan Layanan Haji yang Humanis, Profesional dan Adaptif' ini sebagai langkah awal menyusun arah kebijakan penyelenggaraan ibadah haji.
Forum nasional ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus perumusan strategi besar untuk menghadirkan layanan haji Indonesia yang semakin berkualitas dan humanis.
Sekjen Kemenhaj Teguh Dwi Nugroho menegaskan bahwa seluruh hasil evaluasi selama penyelenggaraan ibadah haji 2026 akan menjadi fondasi penting dalam menyiapkan penyelenggaraan haji pada musim berikutnya.
"Rakernas ini bukan sekadar forum evaluasi, tetapi ruang bersama untuk membangun ekosistem penyelenggaraan ibadah haji yang semakin kuat. Setiap tantangan yang kita temui, mulai dari tahap persiapan, operasional di Arab Saudi, hingga proses pemulangan jemaah, harus kita jadikan pelajaran untuk menghadirkan layanan yang semakin profesional, cepat, adaptif, dan humanis," ujar Teguh saat pembukaan Rakernas di Lapangan Makodau, Jakarta Timur, Sabtu (4/7/2026).
Menurut Teguh, penyelenggaraan ibadah haji merupakan pelayanan publik yang kompleks dan melibatkan banyak pemangku kepentingan. Karena itu, evaluasi harus dilakukan secara menyeluruh agar setiap kebijakan yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan jemaah.
Rakernas difokuskan pada tiga sasaran utama, yakni mengidentifikasi berbagai persoalan teknis maupun nonteknis selama operasional haji di Arab Saudi hingga fase pemulangan. Kemudian, mengukur capaian target pelayanan pada bidang akomodasi, transportasi, konsumsi, kesehatan, bimbingan ibadah, serta layanan digital, dan menyusun rekomendasi strategis sebagai dasar penyempurnaan penyelenggaraan ibadah haji pada masa mendatang.
















