Tanggapi Kisruh Rempang, PBNU Tegaskan Investasi Harus Memaslahatkan Masyarakat
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI)-Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menanggapi kemelut yang terjadi di Rempang, Kepulauan Riau. Ia mengatakan, investasi haruslah dijadikan peluang untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, utamanya masyarakat di lingkungan yang menjadi destinasi investasi itu sendiri. Masyarakat tidak boleh menjadi korban.
“Seperti kasus Rempang itu kan ada investasi di tempatkan di sana, kemudian timbul masalah dengan masyarakat di lingkungan setempat. Investasi itu harus dikembalikan kepada tujuan asalnya, yaitu untuk kemaslahatan masyarakat. Maka, harus dijadikan peluang untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, khususnya di lingkungan destinasi investasi itu sendiri dan masyarakat tidak boleh menjadi korban,” ungkapnya dalam konferensi pers jelang Munas-Konbes NU 2023 di Kantor , Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Jumat (15/9/2023).
















