BMKG Peringatkan Potensi Banjir dan Cuaca Ekstrem di Jabodetabek
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI)-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan intensitas tinggi akan terjadi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Karena itu, pihaknya mengimbau agar semua pihak melakukan langkah-langkah mitigasi mencegah potensi dampak akibat cuaca ekstrem.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto menjelaskan, secara umum wilayah Jabodetabek sudah mulai memasuki awal musim hujan.
"Berdasarkan analisis dinamika atmosfer dalam sepekan ini dapat dianalisis bahwa terdapat potensi peningkatan kondisi cuaca di wilayah Indonesia termasuk wilayah Jabodetabek dalam beberapa hari ke depan," katanya dalam keterangan resmi, Sabtu (2/12/2023).
Dia menjelaskan, peningkatan kondisi cuaca tersebut dipicu oleh peningkatan aktivitas MJO (Madden Jullian Oscillation). Dan, diperkuat dengan aktifnya fenomena gelombang Rossby ekuatorial di sekitar wilayah Indonesia, serta terdapat pola-pola pusaran angin yang menyebabkan terbentuknya area perlambatan dan belokan angin.
"Sehingga turut meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan dalam skala yang cukup masif terutama di wilayah Indonesia bagian barat dan tengah, termasuk wilayah Jabodetabek," ujar Guswanto.
Dia menambahkan, berdasarkan pantauan citra radar cuaca BMKG pada hari Kamis (30/11/2023), teridentifikasi curah hujan intensitas lebat telah terjadi di wilayah Bogor yang meliputi wilayah Puncak dan sekitarnya sejak sekitar pukul 16.00 WIB dan hingga pukul 18.00 WIB. Kondisi ini semakin meluas ke wilayah sekitar Bogor lainnya.


















