Simposium Nasional Digitalisasi PTNU Dorong Perguruan Tinggi Maju Bersama
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI)-Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dengan dukungan dari Kementerian Agama (Kemenag) RI dan Kementererian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud) RI menggelar Simposium Nasional Digitalisasi Perguruan Tinggi Nahadlatul Ulama (PTNU) di Mercure Hotel, Ancol, Jakarta Utara, Senin (27/11/2023).
Kegiatan yang akan berlangsung hingga Selasa (28/11/2023) tersebut dihadiri oleh Ketua PBNU Prof Mukri, Sekretaris Jenderal Kemenag RI Prof Nizar, Ketua Panitia Pengarah Prof Dede Rosyada, Direktur Kelembagaan Kemendikbud Ristek RI Lukman, 21 rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), sejumlah rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan ratusan rektor PTNU seluruh Indonesia.
Ketua PBNU Prof Mukri mengatakan, simposium nasional digitalisasi PTNU mendorong agar perguruan tinggi, baik islam maupun umum, negeri atau swasta bisa maju bersama. PTNU yang berjumlah 217 di seluruh Indonesia harus maju setara dengan kampus-kampus pemerintah maupun kampus swasta lainnya.
"Jangan hanya PTKIN yang maju, PTN yang maju. Tapi juga PTNU, baik yang dimiliki perkumpulan atau yayasan dzuriyah NU, akan maju bersama-sama," kata Prof Mukri saat menyampaikan sambutan.
Semula, Prof Mukri bicara digitalisasi yang menurutnya merupakan sebuah keniscayaan bagi lembaga pendidikan terutama perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Di zaman digital seperti saat ini, aktivitas baik harus disebarluaskan atau diviralkan agar adanya persepsi yang sama dari para insan .
















