Kemenag Harap Waisak 2026 Jadi Ruang Spiritualitas dan Perdamaian Umat
Akhmad Baihaqi Arsyad
MAGELANG, (ERAKINI) - Menjelang Hari Raya Waisak 2026, Kementerian Agama (Kemenag) RI mengajak umat Buddha di Jawa Tengah dan seluruh Indonesia dapat hadir di Candi Borobudur dalam perayaan dan berharap Waisak 2026 menjadi ruang spiritualis dan perdamaian umat Buddha.
Demikian disampaikan Dirjen Bimas Buddha Supriyadi saat menghadiri Press Conference Waisak Nasional 2026 di halaman Lalitavistara Kawasan Candi Borobudur Kabupaten Magelang Provinsi Jawa Tengah, Jumat (22/5/2026). Adapun puncak perayaan Waisak akan dipusatkan di Candi Borobudur pada 31 Mei 2026. Puluhan ribu umat Buddha diperkirakan hadir dalam momen sakral ini.
Supriyadi mengatakan, pemerintah berkewajiban menjamin hak beribadah semua umat beragama sesuai konstitusi, sehingga koordinasi intens dengan lembaga terkait dilakukan agar kegiatan berjalan baik dan lancar.
“Panitia perlu berkoordinasi dengan seluruh jajaran lembaga, kementerian, dan pemerintah daerah khususnya untuk bersama-sama mempersiapkan kegiatan agar dapat berjalan dengan baik, lancar sehingga umat Buddha juga bisa melaksanakan ibadahnya dengan hikmat,” ujarnya.
Penyelenggaraan Waisak, kata dia, tidak hanya bersifat rutin keagamaan semata, tetapi juga menjadi wadah pengembangan spiritualitas bagi umat yang hadir. Meskipun kapasitas area lapangan kenari Zona 1 diperkirakan tidak mencapai 10.000 orang, sehingga sebagian peserta berada di luar lapangan, tempat perayaan dirancang sebagai ruang publik yang inklusif untuk memberikan pengalaman spiritual atas candi Buddha.

















