MUI Tegaskan Ajaran Mama Ghufron Tak Sesuai Ajaran Islam
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis menegaskan bahwa ajaran yang disampaikan lewat cerita-cerita Mama Ghufron tidak sejalan dengan ajaran Islam. Kiai Cholil mencontohkan Mama Ghufron yang video call dengan Malaikat Maut. Hal itu, kata dia, sudah bertentangan jelas dengan ajaran Islam.
"Bagaimana beliau video call dengan Malaikat Maut, penjaga neraka, dan seterusnya? tidak sesuai dengan ajaran Islam bahkan cenderung barangkali tak berdasar," kata Kiai Cholil, seperti dikutip Kamis (11/7/2024).
Kiai Cholil menuturkan, pihaknya sedang meminta Komisi Pengkajian MUI untuk mendalami siapa sosok Mama Ghufron dan mengapa ia memiliki keyakinan yang bertentangan dengan Islam, padahal mengakunya sebagai ulama dan pengasuh pondok pesantren.
"Karena memang khawatir masyarakat terbawa oleh ucapan-ucapannya yang tak sesuai dengan ajaran Islam. Kita ingin menjaga umat jangan sampai terbawa dengan ajaran-ajaran yang tidak sesuai dengan ajaran Islam, apalagi ngarang-ngarang sendiri," katanya.
Tak hanya itu, MUI ingin menjaga situasi di Indonesia supaya tetap kondusif.
“Jangan sampai ada penyimpangan-penyimpangan dalam ajaran Islam yang kemudian menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” tuturnya.
"Insyaallah terus akan kita tangani dengan cara dibina, tentunya diluruskan pemahamannya, juga kita akan gali sejauh mana tentang ajaran-ajarannya untuk kita selesaikan dengan cara dakwah maupun dengan cara ketetapan hukum yang akan kita sampaikan kepada masyarakat," pungkas Syuriah PBNU ini.
















