Acara seremonial pelepasan dai internasional di Aula Lantai 8 Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya Nomor 164, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (14/3/2024). (Foto: LD PBNU)
JAKARTA, (ERAKINI) - Sejumlah dai internasional dikirim oleh Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD PBNU) ke 5 negara untuk menyebarkan nilai-nilai Islam NU yang moderat dan toleran di momen bulan Ramadhan ini.
Adapun dai tersebut berjumlah 11 orang yang akan disebar ke 5 negara yakni Taiwan, Hong Kong, Timor Leste, Australia dan New Zealand.
Para dai tersebut diberangkatkan pada Kamis (14/3/2024) dengan acara seremonial pelepasan di Aula Lantai 8 Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya Nomor 164, Senen, Jakarta Pusat yang turut dihadiri oleh Direktur Eksekutif NU Care-LAZISNU PBNU Kyai Qohari Cholil, Sekretaris LD PBNU KH. Nurul Badruttamam beserta jajaran.
Sekretaris Lembaga DakwahPBNU KH. Nurul Badruttamam menjelaskan, kegiatan yang mengusung tema 'Memenangkan Ramadan-Dakwah NU Mendunia' itu merupakan wujud nyata NU untuk menyebarkan ajaran Islam yang rahmatan lil 'alamin.
“Kami ingin menyebarkan nilai-nilai Islam NU yang rahmatan lil alamin, moderat, toleran, dan inklusif, serta membangun hubungan antarumat beragama yang erat di berbagai negara, termasuk Taiwan, Hong Kong, Timor Leste, Australia dan New Zealand," katanya.
Ke-11 dai yang dikirim adalah dai pilihan yang telah melalui berbagai tahapan tahapan seleksi, sebelum akhirnya diterbangkan ke sejumlah negara dalam misi dakwah tersebut.
“Hampir mayoritas para dai ini memang ahli di bidangnya masing-masing terutama di dakwah gitu ya dan backgroundnya dari mayoritas dari pesantren dan lulusan dari Timur Tengah gitu dan sangat mumpuni,” katanya.
Dengan pendekatan yang moderat, inklusif dan penuh kasih sayang ala dakwah NU, Nurul yakin bahwa hal itu dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam mewujudkan dunia yang lebih damai dan toleran.
Nurul mengatakan, dalam konteks globalisasi dan interaksi antarbangsa yang semakin intensif, LD PBNU berkomitmen menjadi pelopor dalam menjangkau umat manusia dengan pesan-pesan kebaikan Islam.
Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antarumat beragama, mempromosikan perdamaian, dan menginspirasi masyarakat di berbagai negara untuk menjalani kehidupan yang harmonis.
Selain itu, kegiatan ini juga untuk memperluas jangkauan dakwah NU dan memperkuat posisinya sebagai agen perdamaian. Dengan kegiatan ini, diharapkan materi dakwah berupa ceramah, kajian, dan literatur Islam moderat dapat menjangkau masyarakat lebih luas.
“Selain itu, terjalinnya jaringan kemitraan antaragama dan pengenalan lebih lanjut terhadap NU sebagai organisasi Islam yang berkomitmen pada nilai-nilai perdamaian dan toleransi menjadi output penting yang diharapkan dari inisiatif ini,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif NU Care-LAZISNU PBNU Kyai Qohari Cholil menyambut baik kolaborasi dengan LD PBNU untuk mengirimkan belasan dai dalam program safari dakwah ke luar negeri.
Program ini, menurut dia, sangat penting bagi Muslim, khususnya Nahdliyin yang bekerja di negara minoritas Muslim seperti Hong Kong dan Taiwan. "Para PMI ini sangat haus akan siraman rohani Islam," ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa kerja sama ini bukanlah hal baru, sebelumnya telah terjalin kolaborasi dengan LD PBNU sejak tahun 2023. "Alhamdulillah, untuk tahun 2024 ini, negara tujuan pengiriman menjadi lebih beragam," tambahnya.
Qohari menambahkan, LAZISNU mendukung program ini dengan berkolaborasi bersama Kitabisa.com sebagai platform crowdfunding dan Bukalapak. "Kita didukung oleh berbagai mitra yang mendukung untuk mensukseskan program ini," tegasnya.
Lebih lanjut, Qohari menegaskan komitmen LAZISNU untuk terus mendukung LD PBNU dalam menjalankan program-programnya. “Kita support apa yang diperlukan oleh LD PBNU. Kita membantu menyukseskan program-program yang dijalankan oleh LD PBNU," tutupnya.
Sebagai informasi, sebelum pemberangkatan, para dai akan menerima pembekalan yang dilaksanakan selama dua hari, tanggal 14-16 Maret 2024.
Adapun beberapa materi yang disampaikan meliputi fiqih aqoliyat, dakwah berbasis filantropi, kepenulisan yang baik dan menarik dari sebuah perjalanan, ahlussunnah wal jamaah, medan dakwah dan persebaran komunitas Muslim di luar negeri, dan kaidah-kaidah dalam kepenulisan.