Sebanyak 14.582 pelajar dari seluruh Indonesia mengikuti Nusantara Standard Test (NST) dalam rangkaian seleksi penerimaan Angkatan Kedua SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Foto: Humas Polri
JAKARTA, (ERAKINI) – Sebanyak 14.582 pelajar dari seluruh Indonesia mengikuti Nusantara Standard Test (NST) dalam rangkaian seleksi penerimaan Angkatan Kedua SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB). Seleksi ini menjadi tahap awal untuk menjaring calon siswa unggulan yang akan dibina melalui sistem pendidikan berasrama berstandar nasional.
Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo mengapresiasi antusiasme dan semangat para peserta. Ia menegaskan, proses seleksi dilakukan secara ketat, transparan, dan berjenjang.
“Saya menyaksikan langsung semangat 14.582 pelajar terbaik dari seluruh Indonesia yang mengikuti Nusantara Standard Test (NST) dalam seleksi Angkatan Kedua SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Dari jumlah tersebut, hanya 180 siswa yang akan terpilih melalui proses seleksi nasional yang transparan dan berjenjang,” ujar Dedi Prasetyo, dalam keterangannya dikutip Minggu (11/1/2026).
Komjen Dedi menjelaskan, NST tidak hanya mengukur kemampuan akademik, tetapi juga menilai karakter, integritas, kesiapan mental, serta kondisi fisik peserta. Penilaian tersebut sejalan dengan visi SMA Kemala Taruna Bhayangkara dalam mencetak generasi muda yang unggul secara intelektual, tangguh secara mental, dan berakhlak kuat.
“Seleksi ini tidak semata-mata menilai aspek akademik, tetapi juga karakter, integritas, kesiapan mental, dan fisik. Dukungan lintas sektor yang kuat menjadi bukti komitmen bersama dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing global,” katanya.
Seleksisekolah unggulan itu dilaksanakan di Gedung Badhawa STIK-PTIK, Jakarta Selatan, Sabtu (10/1/2026). Tes itu turut ditinjau Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof Brian Yuliarto; Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Viada Hafid; serta Ketua Pembina YPKBI Dirgayuza Setiawan.
Menurut Dedi, kehadiran jajaran menteri dalam peninjauan ini merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap upaya Polri dalam membangun ekosistem pendidikan berkualitas.
Dedi menyebutkan, jumlah pendaftar SMA Kemala Taruna Bhayangkara tahun 2026 meningkat signifikan, yakni mencapai 14.582 peserta atau naik 20 persen dibandingkan angkatan pertama tahun 2025 sebanyak 11.765 pendaftar.
Alur seleksi masuk sekolah unggulan ini dilakukan secara ketat melalui beberapa tahapan. Tahap pertama melalui penyaringan daerah, dimana Polda di seluruh Indonesia menyaring 20 persen peserta dengan nilai tertinggi. Tahap selanjutnya, seleksi pusat di Akpol. Sebanyak 400 peserta terbaik akan dikirim ke Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang pada akhir Maret 2026.
Pada tahap akhir, peserta menjalani tes kesehatan menyeluruh, psikologi mendalam, penelitian personel, serta kesamaptaan jasmani untuk memperebutkan 180 kursi siswa terpilih.