Air Mata Perpisahan Ganjar di Hadapan Ribuan Warga Jawa Tengah
Akhmad Baihaqi Arsyad
SEMARANG, (ERAKINI) - Masyarakat Jawa Tengah (Jateng) akan selalu ada di hatinya dan keluarganya. Begitulah kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo kepada ribuan warga Jateng di hari terakhir jabatannya.
"Saya tidak akan sanggup menahan air mata jika Anda menganggap ini perpisahan. Ini adalah janji untuk selalu berada di hati Anda dan untuk menempatkan Anda selamanya di hati saya," ujar Ganjar di hadapan ribuan warga yang memadati halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Selasa (5/9/2023) dalam gelaran ‘Terima Kasih Jawa Tengah’.
Kepada ribuan warga Jateng tersebut, Ganjar menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dalam menjalankan pemerintahan Provinsi Jawa Tengah selama dua periode.
"Terus terang, ini saat paling sulit yang harus saya hadapi dalam 10 tahun kita bersama-sama. Saya harus menyampaikan salam perpisahan kepada semua yang saya cintai di tempat ini," katanya.
Ganjar mengungkapkan bahwa sejumlah bayangan melintas dalam benaknya selama beberapa hari belakangan ini, seperti wajah-wajah yang tak pernah kehilangan harapan, petani pekerja keras di sawah, serta ibu-ibu dengan sorot mata penuh kasih dalam setiap perjumpaan.
"Para guru yang mendidik dengan tulus, para relawan yang terlibat dalam kerja-kerja sosial, para pegawai negeri yang penuh dedikasi, dan anak-anak muda yang menyimpan impian tinggi. Mereka sumber kekuatan saya, mereka pemberi arah bagi saya, mereka memperkaya batin saya," ungkap Ganjar.
Ganjar mengaku, setelah semua kerja yang dilakukan bersama-sama, hal itu membuat semuanya saling memahami dan membangun ikatan kuat sebagai sebuah keluarga.
.jpeg)
"Saya tahu bahwa saya harus mengucapkan terima kasih atas semua kepercayaan yang diberikan kepada saya, tapi rasa-rasanya tidak ada kata yang cukup untuk mengungkapkan betapa besar kehormatan dan kebahagiaan yang saya rasakan selama 10 tahun menemani anda semua," kata Ganjar.
"Terima kasih juga kepada teman-teman aktivis, teman-teman mahasiswa, dan siapa pun yang pernah memberi kritik kepada saya. Itulah vitamin bagi saya, itulah penguat demokrasi," imbuh Ganjar.
















