BMKG: 16,3% Zona Musim Masuk Kemarau di Bulan April 2026
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan sebanyak 16,3% zona musim memasuki musim kemarau di bulan April 2026 ini. Berdasarkan prakiraan BMKG, sebagian besar wilayah akan menghadapi kemarau yang datang lebih cepat, dengan intensitas kekeringan yang lebih tinggi dibanding kondisi normal.
Menurut BMKG, musim kemarau diperkirakan mulai berlangsung secara bertahap sejak April hingga Juni 2026. Sekitar 16,3% zona musim (ZOM) akan lebih dulu memasuki kemarau pada April, kemudian meningkat menjadi 26,3% pada Mei, dan 23,3% pada Juni. Wilayah Nusa Tenggara disebut sebagai daerah yang paling awal merasakan peralihan ini, sebelum meluas ke kawasan lain di Indonesia.
Yang perlu menjadi perhatian, hampir setengah wilayah Indonesia diprediksi mengalami awal kemarau yang lebih cepat dari biasanya, yakni sekitar 46,5% ZOM. Sementara itu, sekitar 23,7% wilayah lainnya diperkirakan tetap mengikuti pola normal.
Tak hanya datang lebih awal, musim kemarau tahun ini juga diprediksi lebih kering. Sekitar 64,5% wilayah akan mengalami curah hujan di bawah normal, yang berarti potensi kekeringan lebih tinggi, terutama di daerah yang bergantung pada hujan untuk pertanian dan sumber air.
















