Ilustrasi - BMKG memprediksi hujan deras akan akan mengguyur mayoritas wilayah RI hingga 13 Oktober 2025 mendatang. (Foto: Istockphoto).
JAKARTA, (ERAKINI) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan potensi cuaca ekstrem hingga 13 Oktober 2025. BMKG memprediksi bahwa mayoritas wilayah Indonesia akan diguyur hujan deras, termasuk wilayah Jawa dan Sumatera.
Dalam unggahan di akun Instagram resminya, @infobmkg, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan yang tidak menentu di masa pancaroba atau peralihan .
Menurut BMKG, pancaroba kerap ditandai oleh fenomena cuaca ekstrem seperti hujan deras, angin kencang, hingga bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor. BMKG memprakirakan kondisi cuaca selama sepekan ke depan masih akan berfluktuasi, dengan kemungkinan hujan sedang hingga lebat di berbagai daerah di Indonesia.
Daerah Berstatus Waspada dan Siaga Hujan Deras Periode 7–9 Oktober 2025
Wilayah yang diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang dan berstatus Waspada di antaranya:
1. Sumatera: Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung
2. Jawa dan sekitarnya: Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat
3. Kalimantan: Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara
4. Sulawesi dan Papua: Sulawesi Utara, Papua Tengah, Papua Selatan
Sementara wilayah yang masuk kategori Siaga karena berpotensi diguyur hujan lebat hingga sangat lebat adalah Bengkulu, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Pegunungan, dan Papua
Daerah Berstatus Waspada Hujan Deras Periode 10–13 Oktober 2025
Wilayah yang diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang dan berstatus Waspada di antaranya:
1.Sumatera dan sekitarnya: Aceh, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu
2.Jawa: Jawa Tengah, Jawa Timur
3.Kalimantan dan Sulawesi: Kalimantan Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan
4. Kepulauan dan Papua: Maluku, Papua Barat Daya, Papua Selatan
Adapun wilayah Papua ditetapkan dalam status Siaga untuk periode ini karena potensi hujan sangat lebat masih tinggi.
Kemudian, BMKG memperkirakan potensi angin kencang dan wilayah terdampak pada periode 7–9 Oktober 2025, di antaranya di Sulawesi Utara. Maluku Utara, Banten, Jawa Barat, Sulawesi Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Bali.
Sementara untuk periode 10–13 Oktober 2025, wilayah dengan kemungkinan terjadi angin kencang meliputi: Nusa Tenggara Barat (NTB), Banten, Jawa Barat.
Menyikapi kondisi cuaca yang dinamis dan cenderung ekstrem, BMKG mengeluarkan beberapa imbauan penting kepada masyarakat di antaranya yaitu untuk mewaspadai cuaca berubah secara tiba-tiba, terutama hujan deras yang disertai angin kencang dan sambaran petir. Selain itu, masyarakat diminta untuk menghindari aktivitas di area terbuka, dekat pohon besar, atau bangunan tua saat cuaca buruk berlangsung.
Kemudian, BMKG juga mengimbau masyarakat untuk menyiapkan diri menghadapi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, atau tanah longsor serta rutin untuk memeriksa informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG.