Ketum PBNU Gus Yahya Tak Pernah Tegaskan Gus Ipul Kembali Jabat Sekjen
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) tak pernah secara eksplisit menyatakan bahwa Saifullah Yusuf (Gus Ipul) kembali menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PBNU.
Adapun informasi yang beredar di sejumlah media terkait hal tersebut dinilai merupakan hasil penafsiran yang keliru atas pernyataan Gus Yahya. Kesalahpahaman itu bermula usai pertemuan silaturahim islah di kediaman Rais Aam PBNU pada 28 Desember 2025.
Pada waktu itu, seorang wartawan menanyakan kepada Gus Yahya, “Berarti Gus Ipul kembali jadi Sekjen?” Pertanyaan itu kemudian dijawab Gus Yahya dengan pernyataan singkat, “Ya kita bersama-sama lagi lah.”
Jawaban Gus Yahya tersebut tidak disampaikan secara tegas dan tidak secara langsung menyatakan bahwa Gus Ipul kembali menjabat sebagai Sekjen PBNU. Pernyataan itu terbuka untuk berbagai tafsir dan tidak dapat dimaknai sebagai keputusan organisatoris yang definitif.
Tapi, sejumlah media kemudian memberitakan seolah-olah Gus Yahya telah menyatakan secara jelas bahwa Gus Ipul kembali menjabat Sekjen PBNU. Judul dan isi pemberitaan tersebut dinilai telah memelintir jawaban yang bersifat umum menjadi pernyataan yang tegas dan konklusif.














