Bagi yang bercita-cita menjadi abdi negara melalui jalur sekolah kedinasan, saatnya mulai mempersiapkan diri. Penerimaan mahasiswa baru sekolah kedinasan akan segera dibuka. Foto: Ilustrasi
JAKARTA, (ERAKINI) - Bagi yang bercita-cita menjadi abdi negara melalui jalur sekolah kedinasan, saatnya mulai mempersiapkan diri. Penerimaan mahasiswa baru sekolah kedinasan akan segera dibuka.
Sekolah kedinasan menjadi salah satu jalur yang sangat menjanjikan. Lulusan sekolah ini memiliki peluang besar untuk langsung diangkat sebagai Aparatur Sipil Negara ().
Saat ini pemerintah memang secara resmi belum merilis jadwal penerimaan sekolah kedinasan. Namun, mengacu pada tahun lalu, pendaftaran sekolah kedinasan dibuka mulai 15 Mei hingga 13 Juni 2024.
Berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permen PANRB) Nomor 20 Tahun 2021, yang dimaksud dengan sekolah kedinasan adalah perguruan tinggi yang diselenggarakan kementerian/lemabaga dengan pola ikatan dinas dan/atau pola pembibitan.
Kurikulum yang diterapkan disesuaikan dengan kebutuhan instansi pemerintah. Beberapa sekolah kedinasan berbentuk politeknik, akademi, atau sekolah tinggi.
Tidak semua sekolah kedinasan mensyaratkan nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer – Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) dalam proses seleksi masuknya.
Pada seleksi tahun 2025, terdapat 29 sekolah kedinasan yang tidak mewajibkan nilai UTBK-SNBT sebagai syarat masuk. Jumlah ini meningkat dibanding tahun sebelumnya yang hanya 28 institusi.
Peningkatan ini terjadi setelah Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN), salah satu sekolah kedinasan paling diminati, resmi mengumumkan tidak lagi mewajibkan nilai UTBK-SNBT untuk seleksi penerimaan mahasiswa baru. Kebijakan ini diumumkan secara resmi pada akhir Januari 2025.
Namun demikian, calon mahasiswa tetap harus melalui tahapan seleksi ketat yang ditetapkan masing-masing sekolah kedinasan, seperti seleksi administrasi, tes akademik internal, tes kesehatan, hingga wawancara. Berikut daftar 29 sekolah kedinasan tahun 2025 yang tidak mewajibkan nilai UTBK-SNBT:
Kementerian Perhubungan (Kemenhub)
1. Politeknik Transportasi Darat Indonesia
2. Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun
3. Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal
4. Politeknik Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan Palembang
5. Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali
6. Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta
7. Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar
8. Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya
9. Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang
10. Poltekpel Sumatera Barat
11. Poltekpel Banten
12. Poltekpel Malahayati Aceh
13. Poltekpel Barombong
14. Poltekpel Sorong
15. Poltekpel Sulawesi Utara
16. Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug
17. Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Makassar
18. Poltekbang Medan
19. Poltekbang Surabaya
20. Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi
21. Poltekpel Jayapura
22. Poltekbang Palembang
Badan Pusat Statistik (BPS)
23. Politeknik Statistika STIS
Badan Intelijen Negara (BIN)
24. Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN)
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)
25. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)
Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham)
26. Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip)
27. Politeknik Imigrasi (Poltekim)
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)
28. Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG)
Kementerian Keuangan (Kemenkeu)
29. Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN)
Bagi kamu tertarik masuk salah satu sekolah kedinasan di atas, pastikan terus pantau jadwal seleksi dan persyaratan resmi lewat situs masing-masing instansi atau portal SSCASN. Siapkan diri sebaik mungkin dan jangan lewatkan kesempatan emas ini!