Pangkostrad Letjen TNI Mohammad Fadjar meresmikan markas Yon Taipur di Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Kamis (9/1/2025). Foto: Ist
BEKASI, (ERAKINI) - Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) kini memiliki markasBatalyon Pengintai TempurKostrad (Yon Taipur) di Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. Markas ini menjadi salah satu yang terbesar milik , bersanding dengan di Cilodong, Depok.
Markas Yon Taipur Bekasi itu diresmikan oleh Pangkostrad Letnan Jenderal (Letjen) TNI Mohammad Fadjar, Kamis (9/1/2025). Turut hadir Penjabat Bupati Bekasi Dedy Supriyadi, pejabat tinggi Kostrad, serta Danyon Taipur Kostrad Mayor Infanteri Sudarmin.
Letjen Fadjar menegaskan bahwa Kostrad, sebagai satuan terbesar dengan tiga divisi infanteri, berkomitmen tampil menjadi satuan pemukul strategis TNI AD yang siap melaksanakan tugas dalam segala kondisi medan dan cuaca.
Untuk itu, Kostrad membutuhkan prajurit yang selalu siap tempur dan memiliki fasilitas yang memadai, termasuk alutsista, tempat latihan, perkantoran, serta perumahan untuk kesejahteraan prajurit.
Dia bersyukur karena pembangunan tahap pertama markas Yon Taipur ini bisa tuntas, berkat dukungan hibah dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi. Tahap pertama ini meliputi pembangunan markas batalyon, barak, lima unit rumah dinas tipe 45, rumah jaga, gapura kesatrian, serta infrastruktur pendukung lainnya.
Pada Februari 2025, pembangunan tahap kedua akan dimulai dengan anggaran sekitar Rp180 miliar. Dari total anggaran ini, sekitar Rp130 miliar berasal dari pusat atau Angkatan Darat, sementara Pemkab Bekasi memberikan hibah Rp50 miliar untuk mempercepat pembangunan.
Fadjar menjelaskan bahwa anggaran dari Pemkab Bekasi akan digunakan untuk pembangunan sarana jalan, fasilitas tambahan, serta pembangunan turap di sungai Cimahabang.
"Rp30 miliar akan digunakan untuk fasilitas pembangunan sarana jalan dan bangunan. Sedangkan Rp20 miliar digunakan untuk pembangunan turap di sektor timur markas ini," jelasnya.
Markas Yon Taipur ini nantinya akan menampung 300 prajurit beserta keluarganya. Pembangunan markas ini juga bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung profesionalisme prajurit dalam menjalankan tugas dan latihan.
Fadjar berharap keberadaan markas Yon Taipur di Bekasi tidak hanya mendukung kelancaran tugas TNI, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, terutama dari sisi keamanan dan ekonomi.
"Masyarakat merasa lebih aman dan terlindungi dengan keberadaan Yon Taipur ini, dan kami berkomitmen untuk selalu menjalin hubungan baik serta mendukung kegiatan sosial di masyarakat," tuturnya.
Penjabat Bupati Bekasi, Dedy Supriyadi, menyampaikan dukungannya terhadap pembangunan markas Yon Taipur Kostrad ini. Ia menambahkan bahwa masyarakat juga menyambut positif kehadiran markasTNI di wilayahnya, terutama dari sisi peningkatan keamanan.
"Kami berkomitmen untuk mendukung penuh pembangunan ini. Keberadaan markas ini tentu akan meningkatkan keamanan, dan masyarakat juga sangat mendukungnya," kata Dedy. Dia juga memastikan bahwa pembangunan tahap kedua akan dimulai pada Februari mendatang.