DTKJ Usulkan 7 Koridor Tambahan Transjabodetabek Non Subsidi ke Pramono
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) – Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) mengusulkan penambahan 7 koridor baru Transjabodetabek kepada Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Usulan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DTKJ, Haris Muhammadun, usai pertemuan dengan Gubernur di Balaikota Jakarta, Senin (28/4/2025).
Haris mengungkapkan bahwa ketujuh koridor tambahan ini diusulkan di luar enam rute Transjabodetabek yang saat ini tengah dipersiapkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Menariknya, rute baru ini dirancang tanpa menggunakan skema tarif subsidi seperti yang diterapkan pada layanan Transjabodetabek eksisting.
"Tambahan tersebut bukan dengan tarif subsidi, tapi dengan tarif non-subsidi atau menggunakan konsep Royal Trans. Kenapa demikian? Karena sebetulnya pengguna mobil pribadi di kawasan pengembang Bodetabek yang akan kita sasar, sehingga Royal Trans itulah yang akan kita tambahkan," jelas Haris kepada wartawan.
Berikut tujuh koridor baru yang diusulkan DTKJ:
- Kota Tangerang (Graha Raya Bintaro – Ciledug), terintegrasi dengan BRT Koridor 13.
- Kabupaten Tangerang (Lippo Karawaci – Grogol), terintegrasi dengan BRT Koridor 3.
- Kota Depok (Podomoro Golf View – Stasiun LRT Harjamukti), terintegrasi dengan LRT Jabodebek.
- Kabupaten Bogor (Sentul City – Stasiun Harjamukti), terintegrasi dengan Jabodebek.
















