Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Raden Slamet Santoso selaku Kasatgas Kamseltibcarlantas Operasi Ketupat 2025, di Command Center KM 29. Foto: Korlantas Polri
JAKARTA, (ERAKINI) - Korlantas Polri akan menerapkan rekayasa lalu lintas one way dan contraflow di ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) pada sore hari ini menyusul mulai meningkatnya arus balik . lokal akan diberlakukan dari KM 188 hingga KM 70, dan dilanjutkan dengan dari KM 70 hingga KM 47.
“Mungkin 1-2 jam ke depan itu akan kita berlakukan one way lokal dari KM 188 ke KM 70. Namun untuk menerima one lokal Itu tentunya di KM 70 sampai KM 47 sepanjang Cikampek itu harus kita persiapkan dulu tempatnya, wadahnya sehingga tidak ada ketersendatan,” ujar Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Raden Slamet Santoso selaku Kasatgas Kamseltibcarlantas Operasi Ketupat 2025, di Command Center KM 29, Kamis (3/4/2025) siang.
Brigjen Slamet mengungkapkan bahwa setelah pukul 12.00 WIB, jumlah kendaraan dari Palikanci sudah mengalami peningkatan, yakni mencapai 3.500 kendaraan. Oleh karena itu, pihaknya telah mempersiapkan pengaturan lalu lintas.
“Yang masuk ke arah Jakarta itu sudah sekitar 3.500-an namun yang keluar itu sudah 1500-an, sehingga kita sudah langsung persiapan untuk menerima arus lalu lintas yang dari arah timur ke Jakarta,” katanya.
Selain rekayasa lalu lintas, pihaknya juga melakukan pemantauan terhadap rest area melalui sistem monitoring Command Center. Apabila terjadi kepadatan d rest area petugas akan menutup dan mengalihkan ke rest area berikutnya.
“Di rest area kami juga sudah mempersiapkan diri, kita hitung di Command Center ini dengan rest area monitoring system, sehingga kalau memang ada kepadatan seluruh petugas baik itu dari petugas rest area kepolisian dan petugas dari Jasa Marga dan sebagainya, untuk segera menutup rest area tersebut untuk kita alihkan ke jalur rest area yang lain,” tutupnya.
Sebelumnya, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryanugroho memprediksi puncak arus balikLebaran 2025 akan terjadi pada 5, 6, dan 7 April.Untuk memastikan kelancaran perjalanan, Polri telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, termasuk pengaturan jalur dan penerapan sistem contraflow serta one way.
Menurut Irjen Pol Agus, arus balik tahun ini sudah berjalan lancar, meskipun ada perbedaan psikologis antara arus mudik dan arus balik. “Untuk arus balik, para pemudik biasanya sudah dalam kondisi lelah, sehingga kami perlu menyiapkan skema yang lebih hati-hati dan fleksibel,” ucapnya.
Pihak kepolisian telah mempersiapkan berbagai opsi untuk mengatur lalu lintas. Pada 2 April sistem contraflow sudah diterapkan mulai KM 70 hingga KM 55. Pada 3 April, apabila volume kendaraan meningkat, skema one way lokal akan diterapkan dari KM 188 hingga KM 70, dan bahkan dapat diperpanjang hingga KM 246 Pejagan jika diperlukan.
“Jika terjadi lonjakan arus balik pada 5 dan 6 April, kami akan memberlakukan one way nasional, dengan titik awal di KM 414 Kalikangkung, untuk memudahkan pemudik yang kembali ke kota,” tambah Kakorlantas.