Staf Ahli Menag: Jangan Ada Lagi Masjid yang Dikelola Ala Kadarnya
Abdul Rahman Ahdori
PONTIANAK, (ERAKINI)-Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menggulirkan program revitalisasi Badan Kesejahteran Masjid (BKM) pada awal Mei 2023. Program ini diluncurkan untuk meningkatkan peran dan fungsi masjid sehingga lebih produktif serta memberikan kemaslahatan yang lebih luas di tengah-tengah masyarakat.
Menurut Staf Ahli Menteri Agama Abu Rokhmad, BKM merupakan lembaga semi resmi yang dibentuk Kementerian Agama untuk meningkatkan peran dan fungsi masjid sebagai tempat ibadah dan sarana pembinaan umat Islam.
"BKM ini begitu bangkit harus bergerak. Revitalisasi BKM merupakan upaya transformasi kemasjidan. Bagaimana kita mengelola masjid dengan baik dan perlu berkontribusi kepada masyarakat. Jangan ada lagi masjid yang dikelola dengan ala kadarnya," tegas Abu Rokhmad saat menjadi pembicara Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Kalbar di Aula Kanwil Kemenag Kalbar, Jumat (17/11/2023).
Menurut Abu Rokhmad, pengurus masjid harus mengubah mindset pengelolaan masjid. Jangan hanya sibuk dengan fisik masjid, tapi pengurus juga harus dapat meningkatkan kontribusi pengelolaan masjid untuk jemaah.
"Kas masjid selain untuk operasional juga harus menyentuh kebutuhan masyarakat. Misalnya, memberikan beasiswa kepada jemaah yang kesulitan biaya pendidikan. Kita masih jauh dari ideal. Masih belum banyak yang memberikan manfaat kepada jemaah," tegas Rokhmad.
Masjid, sambung Abu Rokhmad, harus menjadi tempat yang paling indah bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang tidak mampu. Sehingga, bisa menjadi tempat yang nyaman bagi semua kalangan.
















