Mayjen (Purn) TNI Soemarno Sosroatmodjo yang menjadi Gubernur Jakarta pertama dan mantan Menteri Dalam Negeri era Presiden Soekarno. Foto: Ist
JAKARTA, (ERAKINI) - Sosok Bunda Iffet, ibu dari drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim, ternyata memiliki hubungan keluarga dengan tokoh penting dalam sejarah Jakarta. Ia adalah menantu dari Mayjen (Purn) TNI Soemarno Sosroatmodjo, pertama dan mantan Menteri Dalam Negeri era Presiden Soekarno.
Bunda Iffet menikah dengan putra Soemarno, Sidharta Manghoeroedin Soemarno, pada 8 Januari 1961. Soemarno Sosroatmodjo sendiri adalah sosok berpengaruh di Jakarta awal kemerdekaan.
Lahir di Jember, Jawa Timur, pada 24 April 1911, Soemarno dikenal sebagai tentara, dokter, dan politikus. Ia menjabat sebagai Gubernur Jakarta selama dua periode. Periode pertama dari 29 Januari 1960 hingga 26 Agustus 1964, dan kembali dipercaya memimpin Jakarta pada 1965-1966.
Soemarno sempat diangkat menjadi Menteri Dalam Negeri pada 27 Agustus 1964. Wakil gubernur saat itu, pelukis Henk Ngantung kemudian menggantikan Soemarno sebagai Gubernur Jakarta . Lantaran kesehatan Ngantung semakin menurun, Presiden Soekarno kemudian meminta Soemarno untuk kembali memangku jabatan Gubernur Jakarta pada 1965.
Sebagai gubernur Jakarta, Soemarno berjasa besar dalam pembangunan ikon-ikon ibu kota, seperti Monumen Nasional (Monas), Patung Selamat Datang di Bundaran HI, dan Patung Pahlawan di Menteng. Ia juga mencetuskan program rumah minimum untuk mengatasi krisis perumahan di Jakarta, jelang persiapan Asian Games 1962.
Program rumah minimum ini dirancang sebagai solusi atas kurangnya hunian layak di Jakarta, yang saat itu kekurangan sekitar 100 ribu unit rumah. Soemarno lalu menggagas konsep rumah sederhana dua lantai dengan luas bangunan 90 meter persegi di atas tanah seluas 100 meter persegi.
Meskipun terbentur keterbatasan dana, melalui kerja sama dengan pihak swasta dan masyarakat, program ini berhasil terealisasi dalam waktu tiga tahun.
Sebelum berkiprah di dunia pemerintahan, Soemarno sempat menjadi Direktur Rumah Sakit Hanggulan Sinta di Kalimantan Tengah pada tahun 1939. Rumah sakit ini kemudian dikenal sebagai RSUD dr H. Soemarno Sosroatmodjo, sebagai bentuk penghormatan atas jasanya.
Soemarno wafat pada 9 Januari 1991 di kediamannya di kawasan Ancol, Jakarta Utara, pada usia 79 tahun. Ia dimakamkan di TPU Karet, Jakarta Pusat, meninggalkan seorang istri, tujuh anak, 22 cucu, dan 3 cicit.
Salah satu menantunya adalah Bunda Iffet, figur penting di balik perjalanan panjang band legendaris Slank, yang meninggal di usia 87 tahun pada Minggu (27/4/2025).