Hasil Analisis CSIS Soal Koalisi Prabowo-Gibran Vs Oposisi DPR
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Centre for Strategic and International Studies (CSIS) merilis hasil analisis atau hitung-hitungan perolehan kursi DPR dan kekuatan koalisi partai pendukung pemerintahan Prabowo-Gibran lima tahun mendatang.
Hasil analisis itu disampaikan dalam acara "Peluncuran Dashboard 'Parlemen Kita' & Talkshow Anggota Legislatif Muda Terpilih", Hotel Mulia Senayan, Rabu (24/4/2024) kemarin.
Kepala Departemen Politik dan Perubahan CSIS Arya Fernandes mengatakan, hitung-hitungan CSIS didasarkan pada empat pertimbangan, pertama SK KPU tentang hasil Pemilu DPR, kedua menghitung jumlah kursi yang didapatkan partai politik.
Ketiga, melihat caleg yang mendapatkan suara terbanyak pada setiap partai yang mendapatkan kursi di Dapil, dan keempat, menghitung jumlah perolehan kursi secara nasional yang didapatkan partai politik.
Menurut Arya, hitung-hitungan perolehan kursi DPR oleh CSIS angkatnya tidak akan berubah jika gugatan PPP di MK ditolak.
"Perolehan kursi yang kami estimasi dan bila tidak ada perubahan di Mahkamah Konstitusi, kemungkinan tidak akan berubah," ujar dia.
Berikut ini perolehan kursi partai politik di DPR versi CSIS:
- PDIP: 110 kursi
- Golkar: 102 kursi
- Gerindra: 86 kursi
- PKB: 68 kursi
- NasDem: 69 kursi

















