Menteri Agama RI Prof Nasaruddin Umar saat memberikan arahan dalam acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Konsolidasi Penyelenggaraan Haji 2025 yang diselenggarakan oleh BP Haji di Asrama Haji, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (23/4/2025) malam. (Foto: BP Haji)
JAKARTA, (ERAKINI) - Menteri Agama RI Prof Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pihaknya bersama Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) tidak memiliki motivasi lain di luar mengabdikan diri untuk para tamu Allah yang akan menunaikan ibadah haji ke tanah suci. Prof Nasar juga berjanji akan bekerja secara maksimal untuk mendorong kesuksesan penyelenggaraan .
"Insyallah kita benar-benar akan bekerja secara utuh. Karena niat kita hanya satu, li'i'ilai kalimatillah, meninggikan kalimat Allah. Di sini kita tidak ada niat bisnis, di sini kita tidak ada niat popularitas, di sini tidak ada niat kepentingan-kepentingan lokal," ujar Prof Nasarudin saat memberikan arahan dalam acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Konsolidasi Penyelenggaraan Haji 2025 yang diselenggarakan oleh BP Haji di Asrama Haji, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (23/4/2025) malam.
Lebih lanjut, Menag mengajak seluruh pihak untuk menyatukan niat yang luhur, semata-mata untuk mengabdikan diri kita kepada para jemaah haji. Menurut dia, mereka begitu lama menunggu agar dapat menunaikan Rukun Islam yang ke-5.
"Dan kita semuanya menjadi saksi dan para malaikat di sini yang hadir pun juga menyaksikan kita bahwa semoga apa yang kita campurkan pada malam ini bertekad penuh untuk menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji), KH Mochamad Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan, menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan haji tahun 2025 agar lebih efektif, efisien, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh jemaah.
Menurut Gus Irfan, penyelenggaraan haji yang optimal merupakan bentuk respons atas harapan besar Presiden Prabowo Subianto, yang menginginkan pelayanan haji semakin baik dari tahun ke tahun.
“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh peserta Rakernas untuk memanfaatkan forum ini secara maksimal, menjadikannya ruang strategis untuk merumuskan terobosan, menyempurnakan sistem, dan menyatukan langkah demi menghadirkan pelayanan terbaik kepada para tamu Allah,” ujar Gus Irfan.
Ia juga menambahkan bahwa setiap langkah dan rumusan yang dihasilkan dari Rakernas ini harus menjadi kontribusi nyata yang membawa maslahat luas bagi umat dan bangsa.
“Mari kita pastikan apa yang kita susun di ruang ini akan menjadi amalan jariah,” tuturnya.
Diketahui, kegiatan Rakernas Konsolidasi Penyelenggaraan Haji 2025 dihadiri oleh berbagai stakeholders terkait seperti para pemangku kepentingan di Direktorat Jenderal Haji dan Umrah Kemenag, para kepala Kanwil Kemenag hingga perwakilan instansi lain yang menjadi unsur pendukung pelaksanaan Haji 2025.