Kualitas Udara Jakarta Akhirnya Hijau Minggu Pagi setelah Diguyur Hujan
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Kualitas udara Jakarta pada Minggu pagi akhirnya status hijau atau baik, setelah diguyur hujan sepanjang Sabtu (6/7/2024).
Hasil indeks real time situs pemantau kualitas udara, IQAir, Minggu (7/7/2024) pukul 07.30 WIB, Jakarta menempati urutan kedelapan ranking kota paling berpolusi di Indonesia dengan nilai AQI US 47.
Kota paling berpolusi pagi ini menurut versi IQAir adalah Bandung, dengan nilai AQI US 102 atau status tidak sehat bagi kelompok sensitif. Bandung satu-satunya kota di Indonesia berstatus kualitas udara tidak sehat bagi kelompok sensitif pagi ini.
Di posisi kedua ditempati Kota Surabaya dengan nilai AQI US 88 dengan status sedang. Untuk diketahui, indeks kualitas udara dibagi ke dalam beberapa kategori, mulai dari baik, sedang, tidak sehat, sangat tidak sehat, hingga berbahaya. Berikut penjelasannya:
1. Baik (0-50 PM2,5)
Kategori ini menandakan kualitas udara yang baik dan tidak memberikan efek berbahaya bagi kesehatan manusia atau hewan. Selain itu, tidak ada pengaruh yang signifikan pada tumbuhan, bangunan, atau nilai estetika.
2. Sedang (51-100 PM2,5)
Kategori ini menunjukkan bahwa kualitas udara masih dalam batas yang dapat ditoleransi oleh manusia dan hewan. Namun, udara ini dapat berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif dan mungkin juga memengaruhi nilai estetika.
3. Sangat Tidak Sehat (200-299 PM2,5)
Jika kualitas udara berada dalam rentang ini, hal itu dapat merugikan kesehatan bagi sejumlah segmen populasi yang terpapar.


















