Gaya 'santuy' dan 'cool' dari penembak asal Turki Yusuf Dikec yang mendadak viral di media sosial. Ia pun berhasil meraih medali perak di olimpiade tersebut. (Foto:X/eurosport)
PRANCIS (ERAKINI)-Penembak asal TurkiYusuf Dikec mendadak viral di media sosial usai gayanya yang ‘santuy’ dan ‘cool’ saat di Olimpiade 2024 pada hari Selasa (30/7/2024).
Dengan tanpa mengenakan penutup mata di salah satu matanya, lensa lain di mata lainnya, dan tanpa sepasang pelindung telinga yang besar, Yusuf Dikec berhasil menyabet medali perak di nomor beregu campuran pistol udara 10 meter.
Dikec menempati posisi kedua meraih medali perak, sementara posisi pertama dengan medali emas diraih oleh Damir Mikec dari Serbia dan posisi ketiga dengan medali perunggu jatuh ke tangan Manu Bhaker dan Sarabjot Singh dari India.
Meski mendapat urutan kedua, namun Dikec tetap menjadi perbincangan dunia. Beberapa meme membandingkan Dikec dengan Damir Mikec yang mengenakan penutup mata di salah satu matanya, lensa di mata lainnya.
“Turki mengirimkan seorang pria berusia 51 tahun tanpa lensa khusus, penutup mata, atau pelindung telinga dan mendapat medali perak,” dalam satu unggahan video viral di X dan ditonton lebih dari 90 juta kali semalam, dilansir dari Euro News, Jumat (2/8/2024),
Gambar yang paling banyak dibagikan menunjukkan Dikec memotret dengan kaus oblong dengan satu tangan di saku, kacamata standar dengan ekspresi wajahnya yang ‘cool’.
Hal itu tentu mengundang reaksi bahkan tingkat dunia. Tak sedikit yang berkomentar menyamakan gaya Dikec bak pembunuh bayaran sambil memberikan emot tertawa heran.
Apalagi, keberhasilan Dikeç mengamankan tempat kedua bersama rekannya Şevval İlayda Tarhan, ditambah dengan gayanya yang ‘santuy’ telah membuatnya menjadi sensasi internet dalam semalam.
Dengan hasil ini, Dikec membuat sejarah bagi Turki karena medali tersebut adalah pertama Turki dalam olahraga menembak di Olimpiade.
Diketahui, pria berusia 51 tahun ini bukanlah pendatang baru. Dia berkompetisi di setiap Olimpiade Musim Panas sejak 2008. Dikec berada di urutan ke-13 dalam nomor individunya dan sekarang selesai di Olimpiade Paris. Namun, dia menantikan Olimpiade berikutnya pada tahun 2028. “Saya berharap selanjutnya di Los Angeles (untuk) medali emas,” ujarnya, Selasa (30/7/2024).