Meski harus bekerja keras di awal balapan, Marc Marquez akhirnya melenggang mulus meraih kemenangan ketujuh beruntun pada pada Michelin Grand Prix Hungaria, Minggu (24/8/2025). Foto: MotoGP
JAKARTA, (ERAKINI) - Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) kembali membuktikan dominasinya di MotoGP 2025. Meski harus bekerja keras di awal balapan, sang juara dunia enam kali itu akhirnya melenggang mulus meraih kemenangan ketujuh beruntun pada Michelin Grand Prix Hungaria, Minggu (24/8/2025) malam WIB.
Marquez finis dengan keunggulan 4,3 detik atas Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing), sementara Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) yang sempat memimpin lebih dulu harus puas menutup podium di posisi ketiga.
Dikutip dari laman resmi MotoGP, sebelum start, Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) dipaksa memulai dari pitlane akibat masalah teknis. Padahal ia seharusnya start dari posisi ketiga setelah meraih medali perak Tissot Sprint.
Ketegangan terjadi sejak lap pertama. Marquez dan Bezzecchi sempat bersenggolan di Tikungan 2 setelah Marquez melebar di Tikungan 1. Bezzecchi tetap memimpin, disusul Franco Morbidelli (Pertamina Enduro VR46 Racing Team), dengan Marquez di urutan ketiga.
Tidak lama berselang, Enea Bastianini (Red Bull KTM Tech3) terjatuh di Tikungan 12, diikuti Alex Marquez (BK8 Gresini Racing MotoGP) yang juga crash di lap pembuka.
Duel Marquez vs Bezzecchi
Balapan mulai stabil setelah lap ketiga. Bezzecchi memimpin Morbidelli dengan jarak 0,8 detik, sementara Marquez membuntuti di P3. Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) juga tampil agresif, berada di P4 dan terus mendekat.
Sejumlah insiden kembali terjadi ketika Raul Fernandez (Trackhouse MotoGP Team) dan Joan Mir (Honda HRC Castrol) jatuh di Tikungan 5. Pada lap kelima, Marquez sukses menyalip Morbidelli untuk naik ke P2.
Marquez kemudian mencatat lap tercepat beruntun hingga mendekati Bezzecchi. Beberapa kali mencoba menyalip, usahanya sempat gagal. Namun pada lap ke-11, manuvernya di Tikungan 1 berhasil dan ia langsung melesat menjauh. Perbedaan catatan waktu membuat jarak melebar, yakni Marquez mencetak 1:38.343, sementara Bezzecchi di kisaran 1:39-an.
Bezzecchi tak hanya kehilangan posisi dari Marquez, tetapi juga tertekan Acosta. Pada lap ke-16, Bezzecchi melebar di Tikungan 15 dan kehilangan kecepatan di trek lurus. Acosta memanfaatkan peluang itu untuk merebut posisi kedua. Saat itu, Marquez sudah unggul 2,7 detik di depan.
Dengan ritme balap stabil, Marquez semakin tak terkejar. Catatan waktunya bahkan mencapai 1:37.843, terlalu cepat untuk lawan-lawannya. Di belakang, Jorge Martin (Aprilia Racing) tampil gemilang dengan naik ke posisi keempat setelah start dari grid ke-16.
Marquez akhirnya finis dengan nyaman di posisi pertama. Ini adalah kemenangan di sirkuit ke-22 berbeda sepanjang kariernya, sekaligus memperkokoh langkah menuju gelar juara dunia ketujuh.
Acosta finis kedua, podium keduanya dalam tiga balapan terakhir. Sementara Bezzecchi konsisten mempertahankan performa dengan podium keempat dalam lima seri terakhir.
Marquez kini mengoleksi tujuh kemenangan ganda beruntun dan memimpin klasemen dengan keunggulan 175 poin. Dengan performa dominan ini, ia praktis sudah menggenggam trofi juara dunia 2025.
Selanjutnya, MotoGP akan menuju Barcelona, Spanyol, dalam dua pekan mendatang. Balapan kandang bagi Marquez yang dipastikan bakal penuh sorotan.