Inter Milan akan menjamu Bayern Munich di Stadion San Siro, Kamis (17/4/2025) dini hari WIB dalam leg kedua perempat final Liga Champions. Foto: inter.it
JAKARTA, (ERAKINI) - Inter Milan akan menjamu Bayern Munich di Stadion San Siro, Kamis (17/4/2025) dini hari WIB dalam leg kedua perempat finalLiga Champions. Pertandingan ini kick-off pukul 02.00 WIB, dan diprediksi berlangsung panas.
Pada leg pertama di Allianz Arena, Inter secara mengejutkan keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1. Gol telat dari Davide Frattesi menjadi penentu kemenangan setelah Thomas Müller menyamakan skor usai gol pembuka Lautaro Martínez di babak pertama.
Dengan keunggulan agregat 2-1, Nerazzurri kini berada di atas angin untuk melaju ke semifinal. Terlebih, statistik berpihak pada pasukan Simone Inzaghi yang hanya kalah dua kali dari 19 pertandingan terakhir mereka di Liga Champions (Menang 13, Seri 4) dan mencatatkan rekor pertahanan solid dengan hanya kebobolan tiga gol sepanjang musim ini.
San Siro masih menjadi benteng kokoh Inter. Klub asal Milan ini juga tidak terkalahkan dalam 14 laga kandang Liga Champions terakhir mereka (Menang 12, Seri 2), rekor aktif terpanjang saat ini di kompetisi.
Tak hanya itu, Inter juga punya rekor luar biasa ketika menang di leg pertama babak gugur, yakni dari 23 kesempatan sebelumnya, mereka berhasil melaju ke babak selanjutnya sebanyak 21 kali.
Simone Inzaghi juga menyoroti intensitas permainan Inter. Dalam leg pertama di Jerman, Inter mencatatkan 573 tekanan intensitas tinggi, terbanyak dari tim manapun di Liga Champions musim ini.
Meski kalah di kandang, Bayern Munich tentu tidak bisa dianggap remeh. Di Bundesliga, mereka masih berada di puncak klasemen dengan catatan impresif, yakni 21 kemenangan, enam imbang, dan dua kekalahan, serta telah mencetak 83 gol.
Di Liga Champions, sebelum kalah dari Inter, Bayern mencatatkan 22 laga kandang tanpa kekalahan sejak April 2021. Namun, hasil imbang 2-2 melawan Dortmund akhir pekan lalu menunjukkan bahwa pasukan Vincent Kompany masih mencari konsistensi di tengah jadwal padat.
Meski demikian, Bayern memiliki sejarah kuat di Liga Champions, yaitu telah mencapai semifinal sebanyak 13 kali, hanya kalah dari Real Madrid (17 kali). Mereka juga pernah mencatat kemenangan tandang 2-0 atas Leverkusen di babak 16 besar, dan tak terkalahkan dalam tujuh laga tandang terakhir di semua kompetisi.
Namun, laga di San Siro bisa jadi tantangan besar. Dalam enam pertemuan terakhir kedua tim di Liga Champions, hanya satu kali tuan rumah Bayern berhasil menang, yakni pada 2022. Inter justru memiliki keunggulan dalam laga sistem gugur. Inter pernah menyingkirkan Bayern di final 2010 dan babak 16 besar 2011.
Melihat performa, rekor kandang, dan keunggulan agregat, Inter jelas lebih diunggulkan. Namun, Bayern bukan lawan yang mudah menyerah. Dengan Harry Kane di lini depan dan pengalaman Thomas Müller, satu gol cepat bisa mengubah arah laga.
"Kami yakin dapat membalikkan hasil, meskipun di leg pertama hasilnya bisa saja berbeda," ujar Harry Kane dilansir dari laman resmi UEFA.
"Kami harus bermain lebih baik daripada yang kami lakukan di leg pertama, dan dengan cara yang lebih klinis. Namun, ini adalah tantangan yang siap kami hadapi," lanjut Kane.
Namun jika Inter kembali mencetak gol lebih dulu, seperti dalam 9 dari 10 pertandingan terakhir mereka, Bayern kemungkinan akan kesulitan membalikkan keadaan.
Apakah Inter bisa melanjutkan laju mereka hinga final seperti musim 2023 lalu? Atau Bayern akan menunjukkan mental juara dan membalikkan keadaan di San Siro? Menarik untuk ditunggu!