Satoru Mochizuki menjadi perbincangan pecinta sepak bola Tanah Air setelah sukses memimpin Timnas Putri Indonesia meraih juara Piala AFF 2024. Foto: Dok Antara
Timnas Putri Indonesia berhasil menjuarai turnamen ini dengan menaklukkan Kamboja 3-1 di final yang berlangsung di Stadion Nasional New Laos, Vientiane, Kamis (5/12/2024) malam.
Reva Octaviani tampil gemilang dengan mencetak dua gol (19', 58'), dan Sydney Hopper menyumbang satu gol pada menit ke-35. Sementara gol tunggal Kamboja dicetak oleh Hok Saody pada menit ke-32.
Dengan kemenangan ini Indonesia menjadi juara Piala AFF Putri untuk pertama kalinya setelah diasuh Satoru Mochizuki. Lantas, siapa sosok Satoru Mochizuki yang berhasil mengantarkan Timnas Putri Indonesia meraih gelar?
Satoru Mochizuki adalah pria berdarah Jepang yang lahir pada 18 Mei 1964. Mochizuki adalah mantan pemain Urawa Red Diamonds dan Kyoto Sanga, serta bagian dari skuad Timnas Jepang pada Kualifikasi Piala Dunia 1990. Selama kariernya sebagai pemain sepak bola, ia dikenal sebagai striker tajam.
Mochizuki memulai karier sepak bolanya setelah lulus dari Universitas Niaga Osaka dengan bergabung bersama klub Nippon Kokan (NKK SC) pada 1987. Di klub ini ia berhasil membawa timnya menjadi runner-up di Japan Soccer League musim 1987-1988 dan meraih juara Piala JSL 1987. Selama di NKK, ia mencetak 35 gol.
Pada tahun 1992, Mochizuki pindah ke klub Liga J1 Urawa Reds Diamond, kemudian melanjutkan kariernya ke Kyoto Purple Sanga pada 1995. Bersama Kyoto Purple Sanga, Mochizuki ikut membawa tim tersebut finis di posisi kedua dan dipromosikan ke Liga J1.
Di level internasional, Mochizuki tampil membela Timnas Jepang sebanyak tujuh pertandingan pada periode 1988–1989. Debutnya terjadi pada 27 Januari 1988 saat Jepang melawan Uni Emirat Arab. Ia juga menjadi bagian dari skuad Jepang pada kualifikasi Piala Dunia 1990. sayang langkah Jepang harus terhenti di fase awal.
Pada 20 Februari 2024, PSSI menunjuk Mochizuki sebagai pelatih kepala Timnas Putri Indonesia. Mochizuki dikontrak selama dua tahun.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir kala itu mengatakan sengaja memilih Mochizuki untuk menangani Timnas Putri karena yakin mampu membawa Indonesia berprestasi.
:Satoru punya catatan kepelatihan yang bagus dan mumpuni untuk memajukan sepak bola putri di Tanah Air," kata Erick.
"Saya pilih Jepang karena tradisi sepakbola putri Jepang sangat kuat. Juara dunia sekali, dan sembilan kali lolos terus ke putaran final Piala Dunia putri sejak 1991," sambung Erick.
Kehadiran Mochizuki juga menjadi bagian dari kerja sama PSSI dengan Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA) yang diresmikan Mei 2023.
Mochizuki sempat memimpin Timnas U-17 Indonesia di turnamen Piala Asia Wanita AFC U-17 2024 di Bali. Mochizuki lalu memulai debutnya bersama Timnas Putri Indonesia pada 28 Mei 2024.
Pada pertandingan pertama timnas putri senior di bawah kepelatihannya, Indonesia meraih kemenangan telak 5-1 atas Singapura dalam laga persahabatan.
Tak butuh lama, Mochizuki berhasil membawa Timnas Putri Indonesia menjuarai Piala AFF Putri 2024. Menariknya, Timnas Putri Indonesia tampil tak terkalahkan sepanjang turnamen, dengan hasil seri 0-0 melawan Kamboja di fase grup, kemenangan 1-0 atas Malaysia, dan kemenangan 3-0 atas Singapura di semifinal.
Dengan prestasi ini, Satoru Mochizuki tidak hanya menorehkan sejarah baru bagi sepak bola wanita Indonesia, tetapi juga membuktikan kelasnya sebagai pelatih kelas dunia.