Piala AFF Indonesia vs Kamboja: John Herdman Masih Harap-harap Cemas Kondisi Marselino
Thomas Pulungan
BOGOR, (ERAKINI) – Pelatih Timnas Indonesia John Herdman masih menunggu kepastian kondisi Marselino Ferdinan menjelang laga perdana penyisihan Grup A Piala AFF 2026 (ASEAN Hyundai Cup 2026) kontra Kamboja, Senin (27/7) malam.
Gelandang berusia 21 tahun itu diharuskan menjalani tes kebugaran setelah mengalami benturan saat mengikuti sesi latihan di Bogor.
John Herdman mengatakan, pemain Oxford United FC tersebut akan diperiksa lebih lanjut sebelum diputuskan apakah siap diturunkan di Stadion Pakansari.
"Kami akan terus memantau kondisinya dalam beberapa hari ke depan. Mudah-mudahan hari ini atau besok ia bisa menjalani tes kebugaran untuk mengetahui apakah sudah siap bermain," ujar Herdman.
Meski sempat mengalami cedera ringan, Herdman optimistis Marselino memiliki mental yang kuat untuk segera kembali memperkuat skuad Garuda.
"Marselino juga merupakan pemain muda yang tangguh. Belakangan ini ia sempat menghadapi beberapa momen sulit, tetapi secara mental ia sangat kuat dan sangat ingin bermain," katanya.
Laga melawan Kamboja menjadi pertandingan pertama Indonesia di ASEAN Hyundai Cup 2026 setelah mendapat jadwal istirahat pada matchday pembuka. Berbeda dengan Indonesia, Kamboja telah melakoni satu pertandingan, tetapi harus menyerah 1-2 dari Singapura akibat gol dramatis Ilhan Fandi pada masa injury time.
Pertemuan kontra Kamboja juga menjadi laga pertama Timnas Indonesia sejak jeda internasional pada Juni lalu. Herdman mengakui timnya masih berupaya mengembalikan kebugaran para pemain sekaligus membangun kembali kekompakan setelah mereka menjalani libur kompetisi bersama klub masing-masing.
"Sebagai tim nasional, kami harus fokus pada permainan kami sendiri dan percaya pada proses yang telah kami jalani," kata pelatih asal Kanada yang mulai menangani Indonesia pada awal tahun ini.
Menurut Herdman, Kamboja memiliki keuntungan karena sudah merasakan atmosfer pertandingan di turnamen. Namun, ia menegaskan fokus utama Indonesia adalah membangun identitas permainan, memperkuat chemistry antarpemain, serta menumbuhkan semangat kolektif di dalam tim.
"Kami harus percaya bahwa jika mampu menampilkan permainan terbaik sesuai kemampuan kami saat ini, kami akan berada dalam posisi yang baik. Kami sudah melihat permainan Kamboja. Mereka adalah tim yang terorganisasi, disiplin, dan akan menjadi lawan yang sulit," bebernya.
Sementara itu, pelatih Kamboja Koji Gyotoku mengakui timnya memiliki waktu persiapan yang sangat singkat setelah kekalahan dramatis dari Singapura.
"Kami baru bermain melawan Singapura dua hari lalu, jadi kami tidak memiliki banyak waktu untuk mempersiapkan pertandingan melawan Indonesia," kata pelatih asal Jepang tersebut.
"Sayangnya, kami tidak mendapatkan hasil yang kami inginkan saat melawan Singapura. Kami telah mempersiapkan pertandingan pembuka itu dengan sangat baik, tetapi sekarang kami sudah melupakannya dan sepenuhnya fokus menghadapi pertandingan berikutnya melawan Indonesia," tambahnya.

















