DUBLIN, (ERAKINI) – Musim padat di Liga Irlandia telah usai, menyisakan beragam kondisi bagi klub-klub peserta. Ada yang tengah berbenah setelah hasil mengecewakan, ada pula yang mulai memupuk optimisme menatap paruh kedua musim.
Dilansir dari situs berita RTE pada Sabtu (28/6/2025), salah satu tim yang ingin segera bangkit adalah Shamrock Rovers. Kekalahan 0-2 dari Bohemians dalam laga derby pada Senin (23/6/2025) lalu menjadi pukulan telak, namun mereka tetap berada dalam posisi menguntungkan di klasemen.
Meski kalah, Rovers tetap unggul atas para pesaing di papan atas. Dengan undian yang relatif ringan di kompetisi Eropa dan Piala FAI yang akan berlangsung Juli nanti, skuat asuhan Stephen Bradley punya peluang besar menutup musim dengan catatan manis.
Malam ini, Shamrock Rovers dijadwalkan menghadapi Waterford. Pelatih Stephen Bradley mengaku telah mengevaluasi kekalahan dari Bohemians dan berusaha memastikan kesalahan serupa tidak terulang.
“Ada beberapa hal yang jelas-jelas tidak berjalan baik. Itu tugas kami sebagai staf untuk memahami dan memperbaikinya, karena secara keseluruhan pemain sudah tampil luar biasa musim ini,” ujar Bradley.
“Kami sudah meninjau pertandingan tersebut dan paham di mana letak kesalahannya. Sekarang tinggal memastikan itu tidak terjadi lagi, terutama di laga penting.”
Terkait pertandingan kontra Waterford, Bradley menyebut lawan mereka tengah dalam performa positif.
“Kami tahu ini akan menjadi laga sulit. Waterford tampil sangat bagus musim ini, apalagi sejak ditangani John Coleman. Mereka sedikit mengubah gaya bermain dan kami harus berada di level terbaik untuk bisa menang,” ujarnya.
Sementara itu, laga penting lainnya mempertemukan dua tim yang sedang mencari arah permainan, yakni Cork City kontra St Patrick’s Athletic.
Kubu Cork tengah menghadapi gejolak internal setelah suporter menggelar protes terhadap pemilik klub, Dermot Usher. Namun fokus mereka kini tertuju pada laga krusial melawan St Pat’s yang juga belum stabil di musim ini.
Di bawah arahan Stephen Kenny, St Patrick’s belum mampu menunjukkan konsistensi. Cedera di lini tengah turut mempersulit langkah mereka, yang kini tertinggal 15 poin dari pemuncak klasemen.
Sorotan lain tertuju pada Shelbourne usai kepergian pelatih Damien Duff. Klub yang kini berada di papan tengah itu akan bertandang ke markas Galway, lawan yang kerap menyulitkan Duff selama masa kepelatihannya.
Pelatih sementara Joey O'Brien berusaha mengangkat semangat tim yang tengah diliputi awan kelabu.
“Kami butuh kemenangan. Itu sangat berpengaruh terhadap kepercayaan diri,” ujar O'Brien.
“Beberapa kesalahan individu sulit dijelaskan, tapi secara umum kami tidak memberi banyak peluang lawan. Sayangnya, satu kesalahan fatal sering kali membuat kami kehilangan poin.”
Shelbourne juga harus tampil tanpa pencetak gol terbanyak mereka, Moses Dyer, yang selain terkena skorsing, dikabarkan akan segera pindah ke klub di Kamboja.
Di sisi lain, Bohemians sedang berada dalam performa terbaik. Mereka naik ke peringkat dua klasemen dan bersiap menjamu Sligo Rovers malam ini di Dalymount Park.
Dalam pertemuan terakhir, Bohs menang 4-2 atas Sligo meski harus bekerja keras. Kini, mereka mengincar kemenangan ketiga atas lawan yang sama musim ini.
Sligo kehilangan bek John Mahon yang terkena skorsing, namun Ollie Denham bisa tampil setelah pulih dari cedera pinggul.
Pelatih Sligo, John Russell, mengakui tantangan berat menanti timnya.
“Dalymount Park mungkin saat ini jadi tempat paling sulit untuk meraih poin. Bohs sedang dalam bentuk terbaik, terutama di kandang,” kata Russell.
“Kami puas dengan performa sejak jeda musim, tapi itu tidak akan berarti jika tidak bisa kami lanjutkan malam ini.”
Laga penutup pekan ini mempertemukan Derry City dan Drogheda United.
Derry City tampil impresif dengan dua kemenangan beruntun di Dublin pekan lalu. Pelatih Tiernan Lynch tampaknya mulai menemukan ritme terbaik timnya.
Sementara itu, Drogheda harus menelan kekecewaan setelah ditahan imbang Cork pada menit akhir. Meski demikian, mereka tetap bersaing di posisi empat besar.