Cristiano Ronaldo akhirnya meraih trofi besar pertamanya sejak pindah ke Arab Saudi, usai Al Nassr memastikan gelar juara Liga Pro Saudi 2026. Foto: X/@StatsSPL
Sepekan setelah peluang emas untuk memenangkan trofi lepas akibat kesalahan kiper Bento dalam hasil imbang melawan Al Hilal, Al Nassr akhirnya menuntaskan misi tersebut pada laga terakhir musim ini.
Ronaldo mencetak dua gol saat Al Nassr menghancurkan Damac 4-1 di Riyadh, Jumat (22/5/2026) dini hari. Momen itu menjadi penobatan bagi kapten Al Nassr tersebut, yang secara mengejutkan cukup lama kesulitan meraih trofi sejak kepindahannya yang mengubah peta sepak bola Timur Tengah pada akhir 2022.
Ronaldo belum pernah lagi memenangkan trofi level klub sejak meraih Coppa Italia 2021 bersama Juventus. Pekan lalu, ia juga gagal membawa Al Nassr menjuarai AFC Champions League Two setelah kalah 0-1 dari Gamba Osaka.
Meski Ronaldo mungkin bukan lagi pemain terbaik di Liga Pro Saudi, ia akan tetap menjadi sosok paling penting dalam sejarah kompetisi tersebut. Ini merupakan gelar liga kedelapan dalam karier Ronaldo. Ia kini telah memenangkan kompetisi liga di Inggris, Spanyol, Italia, dan Arab Saudi.
Dalam laga emosional ini, Sadio Mane dan Kingsley Coman lebih dulu membawa Al Nassr unggul 2-0 sebelum dua gol Ronaldo di babak kedua memastikan kemenangan nyaman yang memicu selebrasi liar di Stadion Al Awwal Park.
“Ini sangat berarti bagi kami. Yalla Nassr!” tulis Ronaldo diakun Instagramnya sambil mengunggah video dirinya mengangkat trofi.
Kemenangan tersebut membuat Al Nassr finis dengan 86 poin, unggul dua angka dari rival mereka, Al Hilal, yang menang 1-0 atas Al Fayha namun harus puas finis di posisi kedua.
Rekan setim Ronaldo di tim nasional Portugal dan Al Nassr, Joao Felix, mengungkapkan betapa besar arti trofi tersebut bagi sang kapten. “Saya tahu seberapa besar Cristiano Ronaldo menderita karena hal ini,” ujar Felix.
Suasana emosional terasa sepanjang pertandingan ketika semakin jelas bahwa Ronaldo akhirnya akan mengakhiri puasa trofinya bersama Al Nassr.
Berbicara kepada Sport TV, Joao Felix menambahkan: “Cris sudah berusaha selama beberapa tahun untuk memenangkan gelar pertamanya di sini. Terutama gelar liga, karena di Arab Saudi mereka bermain lebih intens, dan saya tahu itu karena saya bersamanya setiap hari.”
Veteran Portugal itu terlihat meneteskan air mata setelah mencetak gol pertamanya melalui tendangan bebas keras sesaat setelah laga berjalan satu jam. Ia juga kembali menangis ketika duduk di bangku cadangan usai ditarik keluar.
“Saya tahu betapa besarnya keinginan dia untuk menang. Itu sebabnya saya langsung memeluknya di bangku cadangan. Karena rasanya tinggal beberapa menit lagi dan semuanya selesai,” kata Joao Felix.
Dua gol Ronaldo dalam laga tersebut membuatnya menutup musim dengan torehan 28 gol dari 30 pertandingan liga, hanya terpaut lima gol dari top skor Liga Pro Saudi, Julian Quinones dari Al Qadsiah.