Sektor ganda putra dan ganda putri Indonesia sukses menyapu bersih gelar juara Thailand Masters 2026 lewat Leo/Bagas dan Tiwi/Fadia. Foto: PBSI
JAKARTA, (ERAKINI) – Bulu tangkisganda Indonesia menorehkan hasil sempurna di Thailand Masters 2026. Sektor ganda putra dan ganda putri sukses menyapu bersih gelar juara, lewat Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana (/), dan Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Silva Ramadhanti (/, di partai final, Minggu (1/2/2026).
Leo/Bagas keluar sebagai juara Thailand Masters 2026 usai memenangi partai All Indonesian Final melawan pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Bermain di Nimibutr Stadium, Patumwan, Thailand, Leo/Bagas menang dua gim langsung dengan skor 21-10, 21-17 dalam tempo 35 menit.
Leo/Bagas pun mengakhiri puasa gelar. Gelar ini menjadi trofi kedua Leo/Bagas setelah penantian panjang sejak terakhir kali juara di Korea Open 2024 yang digelar pada Agustus–September 2024 di Seoul.
“Alhamdulillah bisa juara di Thailand Masters Super 300 kali ini. Kami sudah lama tidak masuk final dan belum bisa juara lagi sejak Korea Open 2024. Terima kasih kepada seluruh pelatih yang terus mendukung kami,” ujar Leo dalam keterangan resmi PBSI.
Leo mengaku emosional atas keberhasilan tersebut, mengingat pasangan ini sempat mengalami periode sulit dan hanya sekali mencapai final, yakni saat kalah di final All England 2025. “Saya juga minta maaf atas selebrasi membanting raket. Sudah lama tidak juara dan itu spontan,” ucapnya.
Terkait kunci kemenangan, Leo menyebut strategi utama mereka adalah tidak meladeni permainan cepat Raymond/Joaquin, yang merupakan juara Australia Open 2025 dan runner-up Indonesia Masters 2026.
“Kami sepakat jangan lengah dan jangan mengadu kecepatan karena mereka lebih muda dan pasti lebih cepat,” kata Leo.
Bagas Maulana pun menyambut gembira gelar tersebut dan berharap hasil ini menjadi titik kebangkitan mereka di awal musim.
“Motivasi kami datang dari orang tua, diri sendiri, dan partner. Kami sudah lama vakum podium dan ingin bangkit. Tapi kami tidak boleh cepat puas karena masih ada turnamen lain,” ujar Bagas.
Sebelumnya, Leo/Bagas juga menyingkirkan sesama wakil Indonesia, Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat, di semifinal dengan skor 21-8, 21-18.
Gelar ganda putra ini menjadi kemenangan kedua Indonesia di Thailand Masters 2026 setelah sebelumnya sektor ganda putri juga meraih gelar juara.
Ganda Putri Pertahankan Gelar
Pada ganda putri, Indonesia sukses mempertahankan gelar setelah Tiwi/Fadia mengalahkan pasangan China Bao Li Jing/Li Yi Jing lewat pertarungan tiga gim, 15-21, 21-15, 21-18. Gelar ini menjadi trofi pertama bagi Tiwi/Fadia sejak dipasangkan pada Indonesia Masters 2026.
"Alhamdulillah senang sekali bisa juara, apalagi dengan pasangan baru dan bisa bermain dengan baik di sini. Ini akan jadi modal untuk kami di pertandingan ke depannya,” ujar Tiwi.
Laga final ini berjalan sengit sejak awal. Tiwi mengakui mereka sempat terburu-buru di gim pertama sehingga kehilangan momentum. Namun, keduanya mampu bangkit dan membalikkan keadaan di dua gim berikutnya.
"Pertandingan hari ini di game awal kami buru-buru mainnya dan lawan-pun sudah dapat pola mainnya, kami banyak eror dan banyak melakukan kesalahan. Prinsip kami walaupun di game pertama kalah tetapi tidak menutup kemungkinan bisa ambil di game selanjutnya," katanya.
Fadia mengaku sangat senang dengan gelar ini. Motivasi terbesar mereka di pertandingan kali ini adalah juara. Mereka tidak memandang ini level berapa, tetapi harus selalu memberikan yang terbaik.
"Senang banget rasanya bisa jadi juara lagi Thailand Masters. Tahun lalu sama Lanny dan tahun ini sama Tiwi. Alhamdulillah masih diberikan kepercayaan sama pelatih dan sama partner juga. Jadi saya berusaha untuk terus kasih yang terbaik," ucap Fadia.
Tiwi/Fadia mendedikasikan gelar tersebut untuk tim pelatih ganda putri Pelatnas PBSI. "Gelar ini kami dedikasikan untuk Coach Karel dan Coach Nitya serta tim ganda putri Pelatnas PBSI, karena kami pasangan baru semua. Semoga hasil ini bisa memacu teman-teman untuk lebih percaya diri lagi ke depannya," sebut Fadia.