Timnas Indonesia akan menghadapi Australia pada 20 Maret, disusul Bahrain 25 Maret, China 5 Juni, dan terakhir Jepang pada 10 Juni. Lantas bagaimana skenario Kluivert menghadapi laga-laga krusial tersebut?
Dua laga pertama sangat menentukan berlanjut atau tidaknya langkah Indonesia ke Piala Dunia 2026. Sebab Garuda saat ini menempati posisi ketiga klasemen Grup C dengan mengoleksi enam poin.
"Semua pemain dan tim pelatih memiliki tujuan yang sama, yakni lolos ke Piala Dunia 2026. Target pertama adalah langsung memberikan efek positif pada empat pertandingan tersisa pada kualifikasi Piala Dunia 2026," ujar Kluivert dikutip dari laman resmi PSSI, Senin (13/1/2025).
Maka itu, Kluivert ingin Indonesia mengantongi empat poin dari dua pertandingan awal. Rinciannya, satu poin saat tandang melawan Australia dan tiga poin saat menjamu Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
"Rencana saya lolos ke Piala Dunia. Jadi kami ingin coba ketat lawan Australia, lalu kami juga ingin ketat lawan Bahrain. Kami ingin mendapat empat poin," ujar Kluivert saat jumpa pers.
Bagi Kluivert, empat laga sisa Timnas Indonesia di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup C, layaknya partai final. Untuk itu, langkah awal yang akan dilakukan mantan pemain FC Ajax Amsterdam, AC Milan, dan Barcelona itu adalah menyatukan visi dan misi bersama pemain.
"Semua pemain baik itu lokal atau diaspora harus tampil sebagai sebuah tim, dan pemain lokal sama pentingnya dengan pemain abroad di Timnas. Keduanya adalah jantungnya Timnas Indonesia, karena bukan tentang naturalisasi. Mereka datang untuk Timnas Indonesia, semuanya penting jika mendapatkan panggilan membela Timnas Indonesia,” tandasnya.
Pelatih kelahiran 1 Juli 1976 ini akan mengusung permainan menyerang di Timnas Indonesia. Pendekatan taktik seperti itu yang akan coba diterapkan Kluivert di empat sisa laga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
"Saya familiar dengan segala sistem. Saya pernah jadi asisten Louis van Gaal di (Piala Dunia) 2014. Saya suka 4-3-3, tapi tergantung tentang pemain nyaman di mana. Saya bisa implementasikan gaya apa pun. Dalam sepak bola, Anda harus dinamis dan mengkombinasikan banyak hal," tambahnya.
Menurut Kluivert, hal terpenting lainnya adalah kemampuan para pemain dalam memahami taktiknya. Karena itu, proses adaptasi menjadi krusial.
"Saya adalah orang yang suka dengan tekanan. Dengan tekanan saya bisa benar-benar tampil baik. Poin pentingnya adalah kami bisa terus berusaha yang terbaik. Saya tidak takut dengan tekanan dan saya akan menerapkan prinsip dan pemikiran saya kepada para pemain dengan segala tekanan yang ada sebagai satu tim untuk beberapa pertandingan ke depan," tandasnya.
Kluivert sebelumnya juga sudah memaparkan dua rencananya setelah ditunjuk sebagai pelatih tim Garuda. Rencana itu adalah rencana jangka pendek dan jangka panjang. Lolos ke Piala Dunia 2026 menjadi target jangka pendek. Sedangkan jangka panjang membawa Indonesia tampil di Olimpiade 2028 dan Piala Dunia 2030.
Diketahui, PSSI mengangkat Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia menggantikan Shin Tae-yong (STY) dengan kontrak dua tahun hingga 2027. Selama melatih skuad Garuda, Kluivert dibantu oleh asisten pelatih dari Belanda, yakni Alex Pastoor dan Denny Landzaat.
Kluivert merupakan pemain legenda tim Belanda. Pada eranya dia merupakan striker berbahaya Belanda sekaligus sejumlah klub papan atas Eropa, seperti Ajax Amsterdam, AC Milan, Barcelona, CF Valencia, Newcastle United, PSV dan Lille.