Search

Prediksi Slavia Praha vs Barcelona: Laga Krusial Penentu Nasib Blaugrana di Liga Champions

JAKARTA, (ERAKINI) – Barcelona akan menjalani laga krusial pada Matchday 7 fase Liga Champions Eropa di markas Slavia Praha, Ceko, Kamis (22/1/2026) dini hari pukul 03.00 WIB. Blaugrana wajib menang jika ingin dapat tiket langsung ke babak 16 besar.

Saat ini tim asuhan Hansi Flick tertinggal dua poin dari posisi delapan besar yang lolos langsung ke babak 16 besar. Maka itu, Barcelona wajib menyapu bersih dua laga tersisa, yakni kontra Slavia Praha dan FC Copenhagen pada pekan depan.

Namun, nasib Barca masih bergantung pada hasil tim-tim di delapan besar. Kegagalan meraih kemenangan di Praha akan membuat misi lolos langsung nyaris mustahil, dan memaksa Barcelona harus melewati jalur play-off yang jauh lebih rumit.

Misi Bangkit Usai Kekalahan di La Liga
Barcelona datang ke Praha dengan membawa luka setelah rangkaian 11 kemenangan beruntun—salah satu yang terpanjang dalam sejarah klub—terhenti akibat kekalahan 1-2 dari Real Sociedad akhir pekan lalu.

Meski demikian, Flick menegaskan tak ada alasan untuk panik. Menurutnya, performa tim tetap solid dan hasil negatif tersebut lebih disebabkan oleh faktor keberuntungan. Barcelona lima kali membentur tiang atau mistar gawang serta beberapa kali terjebak offside tipis yang menggagalkan peluang emas. “Terkadang keberuntungan berpihak, terkadang tidak,” ujar Flick, dilansir laman resmi klub.

Barcelona dipastikan kembali diperkuat Raphinha setelah absen di laga kontra Real Sociedad akibat masalah kebugaran ringan. Namun, Lamine Yamal harus menepi karena akumulasi kartu kuning.

Ferran Torres juga dipastikan absen setelah mengalami cedera otot semimembranosus di kaki kanan dengan estimasi pemulihan sekitar 10 hari. Selain itu, Andreas Christensen dan Gavi masih belum bisa dimainkan.

Rekam Jejak Pertemuan
Barcelona dan Slavia Praha memiliki sejarah panjang pertemuan, meski sebagian besar terjadi dalam laga persahabatan pada awal abad ke-20. Kedua tim baru kembali bertemu secara resmi pada fase grup Liga Champions 2019.

Saat itu, Barcelona menang 2-1 di Praha lewat gol cepat Lionel Messi dan gol bunuh diri Peter Olayinka, sebelum bermain imbang tanpa gol di Camp Nou. Barcelona akhirnya menjadi juara grup, sementara Slavia finis di dasar klasemen.

Kondisi Slavia Praha
Slavia Praha tampil kurang meyakinkan di fase Liga Champions musim ini. Dari enam pertandingan, mereka baru mengoleksi tiga poin hasil imbang melawan Bodo/Glimt, Atalanta, dan Athletic Club. Slavia juga gagal mencetak gol dalam lima laga terakhir di kompetisi Eropa.

Hasil tersebut membuat mereka berada di ambang eliminasi. Jika gagal menumbangkan Barcelona, Slavia dipastikan tersingkir sebelum laga terakhir melawan Pafos di Siprus.

Namun, performa mereka di kompetisi domestik justru sangat impresif. Slavia kini memimpin klasemen Liga Utama Ceko dengan keunggulan tujuh poin atas rival sekota, Sparta Praha.

Keuntungan lain bagi Slavia adalah kondisi fisik yang relatif segar. Liga Ceko tengah memasuki jeda musim dingin, sehingga mereka sudah lebih dari sebulan tidak memainkan laga kompetitif. Selain dua pemain yang mengalami cedera jangka panjang, pelatih Jindřich Trpisovský memiliki skuad hampir penuh.

5 Fakta Menarik:
1. Dari 14 pertemuan kompetitif melawan klub La Liga, Slavia Praha hanya mampu meraih satu kemenangan, yakni saat menghadapi Sevilla pada musim 2018/2019.
2. Jika Slavia gagal menang kali ini, mereka akan mendapat “kehormatan” yang tidak diinginkan dengan menyamai rekor Genk yang menjalani 17 pertandingan Liga Champions tanpa kemenangan.
3. Sebaliknya, Barcelona memenangkan tujuh dari delapan laga Liga Champions melawan tim asal Republik Ceko.
4. Barcelona telah kebobolan setidaknya satu gol dalam sembilan pertandingan terakhir di Liga Champions. Jika Slavia mencetak gol hari ini, itu akan menjadi rangkaian terpanjang Barcelona tanpa clean sheet di kompetisi ini, yakni 10 laga.
5. Robert Lewandowski telah mencetak gol ke gawang 38 tim berbeda di Liga Champions, dan Slavia Praha menjadi salah satu tim yang belum pernah ia bobol. Jika penyerang Polandia itu mencetak gol, ia hanya membutuhkan satu tim lagi untuk menyamai rekor Lionel Messi dengan 40 lawan berbeda.