Big match perdana Piala Eropa 2024 akan tersaji dini hari nanti. Spanyol akan menghadapi juara bertahan Italia pada penyisihan kedua Grup B. Grafis: Erakini/Susilo
JAKARTA, (ERAKINI) - Big match perdana Piala Eropa 2024 akan tersaji dini hari nanti. Spanyol menghadapi juara bertahan Italia pada penyisihan kedua Grup B di Gelsenkirchen, Jerman, Jumat (21/6/2024) pukul 02.00 WIB.
Spanyol membuka laga perdana dengan fantastis Sabtu lalu. La Furia Roja membantai Kroasia tiga gol tanpa balas. Fabian Ruiz menjadi bintang dalam laga itu. Ia memberikan assist yang sempurna untuk Alvaro Morata sebelum menggandakan keunggulan.
Pertandingan itu juga jadi laga mengesankan bagi Lamine Yamal. Pemain berusia 16 tahun itu memberikan umpan cantik kepada Dani Carvajal untuk menciotakan gol ketiga La Roja.
Namun, pertandingan kedua Alvaro Morata dkk dini hari nanti tidak akan mudah. Juara Eropa 3 kali itu akan menghadapi juara Piala Eropa 2020, Italia. Italia yang pada pertandingan perdana sempat dikejutkan gol cepat Albania pada detik ke-23, mampu membalikkan keadaan dan menutup laga dengan skor 2-1.
"(Italia) adalah pesaing di setiap kompetisi internasional. Spanyol vs Italia adalah pertandingan klasik, bisa dengan mudah menjadi final. Mereka memiliki pemain hebat, pelatih hebat, dan budaya sepak bola yang nyata. Mereka adalah salah satu tim nasional yang hebat," ujar Pelatih Spanyol Luis de la Fuente dilansir uefa.com.
"Saya yakin ini akan menjadi pertunjukan yang hebat dan pertandingan yang hebat. Kami akan melakukan yang terbaik untuk memenangkannya," lanjut pelatih berusia 62 tahun itu.
Azzurri mengalahkan Spanyol di dua turnamen terakhir mereka, yakni menang 2-0 di babak 16 besar delapan tahun lalu sebelum meraih kemenangan adu penalti pada semifinal di Wembley pada Piala Eropa 2020.
Meski demikian, sang juara bertahan tidak punya ilusi tentang dua kemenangan itu. Ada tugas berat yang akan mereka hadapi. Bek Alessandro Bastoni mengatakan mereka akan fokus pada kelemahan Spanyol dan mengatasinya.
Demikian juga sang Pelatih Luciano Spalletti. Baginya, pertandingan ini adalah final. "Saat Anda memainkan Euro, semua pertandingan adalah final, semua pertandingan unik, semua pertandingan adalah sesuatu yang perlu diingat," katanya.
Spalletti memastikan timnya akan tampil menyerang dan tidak akan membiarkan Spanyol menguasai bola. Ia sadar lawan yang dihadapi adalah salah satu tim terkuat di Eropa. Ia akan memainkan gaya bermain sama seperti saat melawan Albania.
"Saya yakin jika kami menyerahkan bola kepada mereka, itu akan berakhir buruk bagi kami. Jadi kami harus mengambil inisiatif dan melihat apakah kami mampu melakukannya melawan lawan yang hebat” ucapnya.
Secara Statistik, Gli Azzurri masih unggul dari La Furia Roja. Kecuali adu penalti, Italia hanya kalah satu kali dari 10 pertandingan melawan Spanyol di turnamen Piala Eropa atau Piala Dunia.
Satu-satunya kekalahan Italia terjadi di final Piala Eropa 2012. Kala itu, Spanyol membantai Italia 4-0 untuk memastikan juara Eropa kedua secara beruntun. Namun secara keseluruhan di semua pertemuan, Spanyol sudah memenangkan 14 laga, dan Italia 11 pertandingan.
Berikut hasil 10 pertemuan terakhir Spanyol vs Italia: