Ilustrasi - Piala Dunia 2026 sudah hampir menuju babak final. Argentina, Inggris, Spanyol dan Prancis adu kekuatan untuk angkat trofi kebanggan. (Foto: Istimewa).
JAKARTA, (ERAKINI) - Piala Dunia 2026 semakin mendekati puncaknya. Empat kekuatan besar sepak bola dunia, yakni Argentina, Inggris, Spanyol, dan Prancis, berhasil melangkah ke babak semifinal dan membuka peluang terciptanya berbagai skenario final yang sarat gengsi, rivalitas, serta catatan sejarah.
Keempat negara tersebut bukanlah pendatang baru di panggung tertinggi sepak bola dunia. Semuanya pernah merasakan manisnya mengangkat trofi Piala Dunia dan kini kembali berburu kejayaan untuk menambah koleksi gelar mereka.
Pada fase empat besar, Prancis akan berhadapan dengan Spanyol, sementara Inggris ditantang Argentina dalam perebutan tiket menuju partai puncak yang akan digelar di MetLife Stadium, kawasan New York-New Jersey, pada 19 Juli 2026. Hasil dari dua laga semifinal tersebut akan menentukan salah satu dari empat kemungkinan final yang masing-masing menyimpan cerita besar dan nilai historis tersendiri.
Prancis vs Inggris, Final Perdana yang Belum Pernah Terjadi
Salah satu skenario yang paling menarik adalah bertemunya Prancis dan Inggris di partai puncak. Jika terjadi, ini akan menjadi final Piala Dunia pertama yang mempertemukan dua raksasa Eropa tersebut. Bagi Inggris, kesempatan ini sangat berharga mengingat mereka baru sekali tampil di final Piala Dunia, tepatnya pada 1966 ketika sukses menjadi juara. Sementara itu, Prancis berpeluang mencatatkan pencapaian luar biasa dengan menembus final untuk ketiga kalinya secara beruntun setelah tampil pada edisi 2018 dan 2022.
Duel ini juga sarat unsur balas dendam. Inggris masih menyimpan luka dari kekalahan 1-2 saat menghadapi Prancis pada perempat final Piala Dunia 2022. Jika keduanya bertemu lagi di final, The Three Lions memiliki kesempatan emas untuk membayar lunas kegagalan tersebut.
Kemungkinan lain yang tak kalah memikat adalah terulangnya final Piala Dunia 2022 antara Prancis dan Argentina. Empat tahun lalu di Qatar, dunia menyaksikan salah satu final terbaik sepanjang sejarah ketika kedua tim bermain imbang 3-3 selama 120 menit sebelum Argentina memastikan gelar melalui kemenangan 4-2 dalam adu penalti.
Apabila kembali bertemu di partai puncak, Prancis tentu datang dengan misi membalas kekalahan yang masih membekas. Sebaliknya, Argentina mengincar gelar dunia keempat sekaligus berpeluang menjadi negara pertama yang mampu mempertahankan trofi Piala Dunia sejak Brasil melakukannya pada 1958 dan 1962.
Menariknya, duel ini akan menjadi pertemuan ketiga kedua negara dalam tiga edisi Piala Dunia terakhir. Prancis lebih dulu menang 4-3 pada babak 16 besar Piala Dunia 2018, sebelum Argentina membalasnya pada final 2022.
Skenario berikutnya menghadirkan laga yang sangat familiar bagi pencinta sepak bola Eropa, yakni pertemuan Spanyol dan Inggris. Jika kedua tim berhasil melewati semifinal, final Piala Dunia 2026 akan menjadi pengulangan partai puncak Euro 2024. Saat itu Spanyol keluar sebagai juara setelah menundukkan Inggris dengan skor 2-1.
Kini, Inggris berpeluang membalas kekalahan tersebut di panggung yang jauh lebih megah. Kemenangan di final Piala Dunia tentu akan menjadi jawaban sempurna atas kegagalan mereka di kompetisi Eropa.
Dalam sejarah Piala Dunia, pertemuan kedua negara juga terbilang jarang. Mereka baru dua kali saling berhadapan, yakni pada fase grup edisi 1950 yang dimenangkan Spanyol 1-0 dan pada putaran grup kedua Piala Dunia 1982 yang berakhir tanpa gol.
Dari seluruh kemungkinan yang ada, duel antara Spanyol dan Argentina disebut-sebut sebagai salah satu final paling bergengsi. Jika terwujud, laga tersebut akan menjadi pertemuan pertama kedua negara di ajang Piala Dunia sejak fase grup edisi 1966. Kala itu Argentina sukses mengamankan kemenangan dengan skor 2-1.
Lebih dari sekadar pertandingan, final ini berpotensi menciptakan sejarah baru karena mempertemukan juara bertahan Eropa dengan juara bertahan dunia. Spanyol datang dengan status kampiun Euro 2024, sedangkan Argentina merupakan pemegang mahkota Piala Dunia 2022.
Bagi Spanyol, kemenangan akan menghadirkan gelar dunia kedua sekaligus menyamakan koleksi trofiPrancis dan Uruguay. Namun apabila Argentina yang berjaya, Albiceleste akan mengoleksi empat gelar dunia, sejajar dengan Jerman dan Italia, serta hanya terpaut satu trofi dari Brasil yang masih menjadi negara tersukses dalam sejarah Piala Dunia. Daya tarik lainnya adalah kemungkinan hadirnya duel dua generasi berbeda, yakni antara Lionel Messi dan Lamine Yamal, apabila keduanya tampil di partai final.
Apa pun skenario yang akhirnya terwujud, partai puncak Piala Dunia 2026 dipastikan menghadirkan cerita besar. Mulai dari final yang belum pernah terjadi sebelumnya, laga ulangan yang penuh dendam dan nostalgia, hingga perebutan gelar yang dapat mengubah peta kekuatan sepak bola dunia. Keempat semifinalis merupakan mantan kampiun dunia yang sudah pernah merasakan kejayaan tertinggi di sepak bola internasional.