Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi, akhirnya mengungkapkan curahan hatinya setelah negaranya gagal Juara Dunia 2026. Foto: Ilustrasi/Dok FIFA
JAKARTA, (ERAKINI) – Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi, akhirnya mengungkapkan curahan hatinya setelah negaranya gagal Juara Dunia 2026. Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Messi mengaku kekalahan atas Spanyol di partai final Piala Dunia 2026, meninggalkan luka yang sangat dalam dan tidak mudah dilupakan.
Meski demikian, peraih delapan Ballon d'Or itu memilih untuk mengenang perjuangan tim sepanjang turnamen. Menurutnya, Argentina telah menunjukkan semangat juang yang tinggi, termasuk membalikkan keadaan dalam sejumlah pertandingan yang akan selalu dikenang para pendukung.
Messi juga mengapresiasi dukungan penuh masyarakat Argentina yang dinilai menjadi salah satu faktor penting di balik keberhasilan tim mencapai prestasi tersebut.
"Dukungan dari seluruh rakyat, yang berpadu dengan kerja keras dan perjuangan kelompok ini, membawa kami kembali menjadi, sekali lagi, salah satu tim terbaik di dunia," katanya.
Ia menilai pencapaian Argentina layak diapresiasi karena berhasil menembus dua final Piala Dunia secara beruntun, meskipun hasil akhir belum sesuai harapan.
Di akhir pernyataannya, Messi menyampaikan terima kasih kepada seluruh pendukung atas doa dan pesan yang diberikan. Ia juga mengucapkan selamat kepada Spanyol yang berhasil meraih gelar juara.
"Terima kasih yang sebesar-besarnya dari lubuk hati saya atas setiap ucapan selamat dan setiap pesan yang saya terima. Sekali lagi kami berhasil bersatu sebagai sebuah bangsa dan bersama-sama merasakan kebanggaan yang luar biasa sebagai orang Argentina," katanya.
"Saya juga ingin mengucapkan selamat kepada Spanyol atas keberhasilannya menjadi juara," tutupnya.
Sejatinya Messi tetap mencatatkan rekor individu meski gagal mempertahankan gelar. Pada usia 39 tahun 25 hari, Messi menjadi pemain lapangan tertua yang tampil di final Piala Dunia, memecahkan rekor milik Gunnar Gren dari Swedia.
Final 2026 juga menjadi final Piala Dunia ketiga bagi Messi setelah edisi 2014 dan 2022. Ia menyamai rekor legenda Brasil, Cafu, sebagai pemain yang tampil dalam tiga partai final Piala Dunia. Lionel Messi mencetak delapan gol pada Piala Dunia kali ini, namun gagal meraih sepatu emas.
Messi juga mencatatkan rekor sebagai pemain yang mampu mencetak gol dalam penampilan beruntun terbanyak di Piala Dunia.
La Pulga berhasil mencetak gol dalam sembilan pertandingan berturut-turut. Sebelumnya, rekor tersebut dipegang dua legenda, Just Fontaine dari Perancis dan Jairzinho dari Brasil.
Keduanya sama-sama mencetak gol dalam enam penampilan beruntun di Piala Dunia. Messi lalu melewati catatan tersebut setelah mencetak gol dalam sejumlah pertandingan yang dijalaninya bersama Argentina di Piala Dunia 2026.