Selebrasi para pemain Juventus usai sukses keluar menjadi pemenang dalam duel dramatis Derby d'Italia setelah menaklukkan Inter Milan dengan skor tipis 4-3 di Allianz Stadium, Minggu (14/9/2025) dini hari WIB. (Foto: Instagram/juventus).
JAKARTA, (ERAKINI)-Juventus berhasil keluar sebagai pemenang dalam duel panas bertajuk Derby d'Italia setelah menaklukkan Inter Milan dengan skor tipis 4-3 dalam lanjutan pekan ketiga Serie A yang berlangsung di Allianz Stadium, Minggu (14/9/2025) dini hari WIB. Pertandingan ini berlangsung ketat dan dramatis, dengan tujuh gol tercipta sepanjang laga.
Kemenangan dramatis Si Nyonya Tua dipastikan lewat gol telat Vasillije Adzic pada masa injury time babak kedua, yang memastikan tiga poin penuh bagi tuan rumah. Selain Adzic, tiga gol Juventus lainnya dicetak oleh Lloyd Kelly, Kenan Yildiz, dan Khephren Thuram.
Di sisi lain, Inter Milan sempat memberikan perlawanan sengit bahkan sempat unggul di babak kedua lewat dua gol Hakan Calhanoglu serta satu gol dari Marcus Thuram. Namun, keunggulan itu gagal dipertahankan hingga peluit akhir.
Kemenangan ini membawa Juventus ke puncak klasemen sementara Liga Italia dengan koleksi sempurna sembilan poin dari tiga pertandingan. Sementara itu, kekalahan kedua Inter musim ini membuat mereka harus puas turun ke posisi ke-11 klasemen sementara dengan raihan tiga poin.
Secara statistik, Nerazzurri sejatinya tampil lebih dominan. Mereka menguasai 60 persen jalannya pertandingan dan menciptakan 18 peluang, namun penyelesaian akhir Juventus lebih efektif—empat dari empat tembakan tepat sasaran berbuah gol.
Laga diawali dengan tekanan dari tim tamu. Inter sempat menciptakan peluang lebih dahulu melalui tendangan voli Nicolo Barella, namun bola masih melenceng tipis dari gawang Wojciech Szczesny.
Juventus membuka keunggulan lebih dulu di menit ke-14. Lloyd Kelly mencetak gol pembuka usai menerima umpan matang dari Gleison Bremer, membuat tuan rumah unggul 1-0.
Namun Inter tak butuh waktu lama untuk merespons. Di menit ke-31, Hakan Calhanoglu mencetak gol penyeimbang lewat sepakan keras yang tak mampu dihentikan penjaga gawang, menyamakan skor menjadi 1-1.
Juventus kembali memimpin di menit ke-39 setelah Kenan Yildiz menyelesaikan sebuah serangan cepat dengan tembakan akurat yang menggetarkan jala Inter. Skor berubah menjadi 2-1 untuk tuan rumah.
Memasuki babak kedua, Calhanoglu kembali mencetak gol untuk Inter pada menit ke-66. Sepakan mendatarnya melesat ke pojok gawang Juventus dan membuat skor kembali imbang 2-2.
Momentum berbalik sepuluh menit kemudian. Melalui skema sepak pojok, sundulan Marcus Thuram pada menit ke-76 membawa Inter untuk pertama kalinya unggul dalam pertandingan ini, membuat skor menjadi 3-2 untuk tim tamu.
Namun, Juventus menolak menyerah. Khephren Thuram tampil sebagai penyelamat di menit ke-83 dengan sundulan tajamnya setelah menerima umpan tendangan bebas dari Yildiz, menyamakan kedudukan menjadi 3-3.
Saat pertandingan memasuki menit ke-90+1, Vasillije Adzic menjadi pahlawan Juventus. Gelandang muda itu melepaskan tembakan jarak jauh yang menghujam keras ke sudut gawang Yann Sommer, menutup pertandingan dengan skor 4-3.
Meskipun Inter terus menekan di sisa waktu pertandingan, Juventus mampu menjaga keunggulan mereka hingga peluit akhir dibunyikan. Derby d'Italia kali ini pun ditutup dengan euforia publik Turin atas kemenangan dramatis tim kesayangan mereka.