Chelsea dan Barcelona akan bentrok di Stamford Bridge pada matchday kelima fase liga Liga Champions Eropa, Rabu (26/11) dini hari pukul 03.00 WIB. FotoL Chelsea FC
JAKARTA, (ERAKINI) –Chelsea dan Barcelona akan bentrok di Stamford Bridge pada matchday kelima fase liga Liga Champions Eropa, Rabu (26/11) dini hari pukul 03.00 WIB. Laga ini dapat disaksikan secara live streaming melalui link ini.
Dilansir laman resmi Chelsea, Selasa (25/11/2025), pertandingan Chelsea melawan Barcelona selalu menjadi sorotan utama dalam kalender Liga Champions UEFA setiap musim. Laga ini akan menjadi babak terbaru dalam rivalitas panjang kedua klub.
The Blues dan Blaugrana telah bentrok 17 kali di ajang kompetitif dengan penuh drama. Kedua tim sama-sama berada sedikit di luar delapan posisi otomatis lolos di fase liga yang diikuti 36 klub. Chelsea berada di peringkat ke-12 dan Barca satu tempat lebih tinggi.
Chelsea kini melakoni musim ke-20 di Liga Champions. Mereka selalu mencapai babak gugur dalam delapan keikutsertaan terakhir.
Chelsea hanya kalah dua kali dari 61 pertandingan fase grup atau fase liga Eropa di Stamford Bridge dan tidak terkalahkan dalam 16 laga terakhir (12 menang, empat imbang), sejak kekalahan 1-0 dari Valencia pada September 2019.
Chelsea juga selalu mencetak gol dalam 19 pertandingan Eropa terakhir, sejak kalah 2-0 dari Real Madrid pada April 2023. The Blues hanya kalah dua kali dari 16 pertandingan fase grup atau fase liga Liga Champions melawan tim-tim Spanyol (tujuh menang, tujuh imbang).
Sejak kemenangan semifinal 2-0 pada 1966, The Blues telah meraih lima kemenangan dan dua hasil imbang dari delapan pertemuan melawan Barcelona di bawah lampu sorot Stamford Bridge.
Tim London tersebut, yang ingin menebus poin Eropa yang hilang di kandang Qarabag, naik ke peringkat kedua Premier League setelah menang 2-0 di markas Burnley akhir pekan lalu, memastikan clean sheet keempat dalam lima laga liga. The Blues juga selalu mencetak gol dalam 17 pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Ini adalah laga matchday lima Chelsea di Liga Champions musim ini. Hasil imbang 2-2 melawan Qarabag pada matchday empat membuat Chelsea berada di posisi ke-12 dari 36 tim pada pertengahan fase liga dengan tujuh poin, setelah meraih dua kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.
Musim lalu, 16 poin sudah cukup untuk masuk delapan besar dan lolos otomatis ke babak 16 besar. Sebelas poin dibutuhkan untuk merebut posisi play-off.
Di sisi lawan, hasil imbang dramatis 3-3 Barcelona di kandang Club Brugge pada laga sebelumnya membuat El Barca kebobolan dalam sembilan pertandingan beruntun di semua kompetisi, rekor terburuk klub tersebut sejak 2013.
Pertemuan akhir pekan lalu melawan Athletic Bilbao yang bermain dengan 10 pemain, yang baru dikalahkan Newcastle United 2-0, menghentikan tren buruk itu dan mempertahankan posisi Barca di peringkat kedua La Liga.
Tanpa Pedri dan Marcus Rashford, Robert Lewandowski yang berusia 37 tahun membuka skor lebih awal sebelum Ferran Torres menambah dua gol dalam kemenangan 4-0.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, memiliki kenangan manis di sudut London barat. Tim Bayern Munich asuhannya menang 3-0 pada babak 16 besar Liga Champions 2019/20, dengan Marcos Alonso mendapat kartu merah dan Lewandowski mencetak dua gol. Dengan tujuh poin dari empat laga, Barcelona berada di peringkat ke-11 pada fase liga, unggul selisih gol dari Chelsea.
Head-to-head Chelsea vs Barcelona Barcelona adalah lawan yang paling sering dihadapi Chelsea di kompetisi Eropa. Kedua tim telah bertemu 17 kali, enam lebih banyak dibandingkan lawan lainnya. Pertemuan pertama terjadi pada musim debut Liga ChampionsChelsea, 1999/00.
Dari delapan pertemuan di Stamford Bridge, Chelsea menang lima kali dan dua kali imbang. Satu-satunya kekalahan terjadi pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions pada Februari 2006 (2-1). Barca tidak pernah mencatat clean sheet dalam kunjungan mereka sebelumnya ke SW6.
Secara total, 19 persen gol Chelsea (empat gol) ke gawang Barcelona merupakan gol bunuh diri. Dua gol pertama Chelsea melawan Barcelona tercipta melalui gol bunuh diri Francisco Gallego dan Miguel Reina dalam kemenangan 2-0 pada leg kedua semifinal Fairs Cup 1966.