Search

Hornets Menggila, Hancurkan Lakers Tanpa Ampun 135-117

JAKARTA, (ERAKINI) – Charlotte Hornets menutup rangkaian lawatan lima hari di California Selatan dengan kemenangan impresif di NBA League Pass. Hornets tampil ofensif sepanjang laga dan sukses membungkam Los Angeles Lakers 135-117 dalam pertandingan Kamis (15/1) malam waktu setempat.

Charlotte tanpa ampun membongkar pertahanan Lakers sejak awal hingga akhir pertandingan, sekaligus melanjutkan tren positif mereka di laga tandang.

Dilansir NBA, LaMelo Ball menjadi bintang kemenangan Hornets dengan mencetak 30 poin—27 di antaranya lahir pada paruh kedua. Ia menembak 10 dari 20 percobaan, menyamai rekor tertinggi sepanjang kariernya dengan sembilan tripoin, serta menambahkan enam rebound dan 11 assist. Catatan itu menjadi double-double ketujuh Ball musim ini, sekaligus yang pertama sejak 18 Desember.

Brandon Miller turut menyumbang 26 poin lewat akurasi 9 dari 19 tembakan. Sementara itu, Miles Bridges mencetak 25 poin dari 9 dari 13 tembakan, ditambah delapan rebound. 

Bridges juga mencatatkan tonggak sejarah dengan melampaui Larry Johnson untuk naik ke peringkat keempat daftar pencetak angka terbanyak sepanjang masa Charlotte Hornets dengan total 7.428 poin.

Di kubu Lakers, Luka Dončić tampil sebagai pencetak poin terbanyak pertandingan dengan 39 poin, melampaui catatan 38 poin yang ia bukukan saat menghadapi Hornets pada 10 November lalu. Dončić mencetak 15 dari 26 tembakan, termasuk enam tripoin, serta menyumbang empat assist.

LeBron James menambahkan 29 poin, sembilan rebound, dan enam assist, namun performa tersebut belum cukup untuk menghindarkan Lakers dari kekalahan. Ini menjadi kali pertama LeBron menelan kekalahan beruntun melawan Hornets sejak musim 2009–2010.

Momentum pertandingan berbalik di akhir kuarter pertama. Setelah sempat tertinggal 13 poin, Hornets melesat dengan laju 41-19 dalam 14 menit terakhir paruh pertama untuk menutup babak pertama dengan keunggulan 64-55.

Charlotte kemudian memenangi kuarter ketiga dengan skor 40-38. Lakers sempat memangkas jarak menjadi enam poin pada awal kuarter keempat, namun Hornets langsung merespons lewat rentetan 14-3 dalam tiga setengah menit yang praktis mengunci kemenangan.

Secara statistik, Hornets tampil sangat efisien. Mereka mencatatkan persentase tembakan terbaik musim ini dengan 54 persen dari lapangan dan 47 persen dari tripoin (20 dari 43). Hingga pertengahan musim, Charlotte kini memiliki ofensif terbaik kesembilan di NBA dengan rating 116,7 serta net rating positif 0,1.

Pertahanan Hornets juga patut mendapat sorotan, khususnya pada kuarter kedua. Lakers—yang masuk laga sebagai tim dengan ofensif peringkat kedelapan NBA—hanya mampu mencetak 16 poin pada periode tersebut. Charlotte menahan Lakers pada akurasi tembakan 28 persen, memaksa empat turnover, dan unggul delapan rebound dalam 12 menit krusial itu.

Kemenangan ini mempertegas kebangkitan Hornets di laga tandang. Setelah memulai musim dengan rekor 1-10 di luar kandang, Charlotte kini mencatatkan rekor 7-4 sejak itu. Jumlah kemenangan tandang tersebut sudah melampaui total musim lalu, dan membuat Hornets memiliki persentase kemenangan tandang terbaik kedua di NBA sejak 5 Desember (.636).

Pelatih kepala Hornets, Charles Lee, memuji konsistensi timnya. “Banyak hal yang mengesankan. Kami datang ke laga tandang menghadapi tim dengan talenta besar dan mampu menjaga usaha serta daya saing, bahkan saat mereka sempat bangkit. Para pemain tetap berpegang pada rencana permainan dan saling mendukung. Secara ofensif, kami juga melakukan pekerjaan yang sangat baik dengan melibatkan Dončić dalam berbagai skema,” ujar Lee.

Selanjutnya, Hornets akan melanjutkan tur ke utara untuk menghadapi Golden State Warriors pada Sabtu, 17 Januari. Charlotte tercatat kalah dalam enam pertemuan terakhir melawan Warriors, termasuk lima kekalahan beruntun di Chase Center.