Search

Dibantai San Diego, Pelatih FC Dallas Desak Pemain Introspeksi Diri

DALLAS, (ERAKINI) - Pelatih FC Dallas, Eric Quill, meminta para pemainnya untuk bersikap jujur terhadap diri sendiri setelah timnya mengalami kekalahan telak 0-5 dari San Diego FC akhir pekan lalu. Hasil ini menjadi tamparan keras bagi Dallas, yang sebelumnya tengah berada dalam momentum positif.

Bertandang ke Snapdragon Stadium, FC Dallas langsung tertinggal dua gol di babak pertama lewat brace Hirving Lozano. Dominasi tuan rumah berlanjut di paruh kedua, dengan gol tambahan dari Anders Dreyer, Onni Valakari, dan Milan Iloski yang melengkapi kemenangan San Diego.

Kekalahan ini terasa ironis mengingat sepekan sebelumnya Dallas berhasil mencatatkan kemenangan dramatis atas Inter Miami. Namun, semangat kebangkitan itu seolah lenyap di San Diego.

“Permainan kami di sepertiga akhir lapangan sangat buruk. Kami punya peluang emas di awal pertandingan, tapi gagal dimanfaatkan. Melawan tim seperti San Diego, jika tidak bisa mencetak gol lebih dulu, kepercayaan diri mereka justru tumbuh,” ujar Quill dalam konferensi pers dikutip dari FC Dallas, Minggu (11/5/2025).

FC Dallas kini menempati peringkat kesembilan klasemen Wilayah Barat dengan raihan 15 poin, hanya terpaut satu poin dari zona tujuh besar yang dihuni Colorado Rapids, Seattle Sounders, dan Austin FC.

Menurut Quill, hilangnya fokus dan rasa percaya diri menjadi faktor utama kekalahan besar ini. Ia menekankan pentingnya evaluasi mendalam, mengingat Dallas akan kembali bermain dua kali dalam sepekan ke depan.

“Saya katakan pada para pemain: kita harus menerima ini dengan jujur. Kita harus marah dengan hasil ini dan memastikan tidak terulang lagi,” ucapnya.

Pelatih berusia 45 tahun itu menilai timnya terlena dengan euforia kemenangan sebelumnya. 

“Kami dihukum karena kehilangan fokus sesaat. Tapi musim ini masih panjang. Yang terpenting sekarang adalah bersikap jujur, memperbaiki diri, dan kembali ke jalur yang benar,” katanya.