Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, berjanji membawa skuad Garuda lolos ke Piala Dunia 2026. Namun ia meminta dukungan dari suporter. Foto: KNVB
"Misi kami adalah untuk memastikan kami lolos ke Piala Dunia tahun depan. Saya pikir kami memiliki kemampuan dan kekuatan serta hasrat untuk mengejarnya," kata Patrick Kluivert dalam wawancara dengan jurnalis ternama asal Italia, Fabrizio Romano, dikutip, Kamis (9/1/2025).
Kluivert sadar tugas berat itu. Apalagi masyarakat Indonesia memiliki budaya sepak bola yang penuh gairah dan hasrat yang besar terhadap olahraga ini. "Menjadi bagian dari negara besar ini dengan aspirasi yang besar adalah sebuah hal istimewa dan tanggung jawab yang signifikan bagi saya," ucapnya.
Kluivert optimistis dengan dukungan banyak pihak, bisa membawa Timnas Indonesia mencapai banyak hal besar. "Tentu saja saya sangat bersemangat untuk berkontribusi demi kemajuan dan kesuksesan tim ini, tentu saja. Dan saya menantikan bekerja dengan semua orang dan mencapai tujuan bersama," kata Kluivert.
Oleh karena, kata Kluivert, ia butuh dukungan semua orang di Indonesia, termasuk para suporter. "Kita berbicara tentang semua pendukung. Mereka adalah bagian penting dari tim. bagian dari perjalanan kita. Harus ada satu misi, satu tim dan merupakan suatu kehormatan untuk menjadi bagian dari ini tentu saja, jadi mari kita mulai," kata Kluivert.
"Sangat penting untuk mengingat bahwa sebuah tim bukan hanya tentang pelatih, pemain atau orang-orang di sekitar tim, tapi juga tentang seluruh suporter. Mereka adalah bagian yang vital," lanjut Kluivert.
Menurut Kluivert, sepak bola adalah olahraga tim yang seluruh pihak baik pelatih, pemain hingga suporter harus saling melengkapi untuk mencapai kesuksesan.
Kluivert mengaku saat ini sedang menyiapkan segala hal dan rencana untuk membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026. Eks pemain Barcelona itu juga membeberkan alasan Ketua Umum PSSI Erick Thohir memilih dirinya sebagai pelatihTimnas Indonesia.
“Saya diberitahu bahwa itu karena kombinasi pengalaman saya di sepakbola dunia, motivasi dan kemampuan kepemimpinan saya,” ujar Patrick seperti dikutip dari media Belanda De Telegraaf.
“Selain itu, pengalaman saya dengan Curacao dan Kamerun serta posisi saya sebagai Direktur Teknik PSG dan Kepala Akademi di FC Barcelona, juga berperan,” sambungnya.
Sementara itu, Kelompok suporterTimnas Indonesia, Ultras Garuda, memberikan pesan tegas kepada Kluivert. Ultras Garuda menegaskan suporterTimnas Indonesia membutuhkan pembuktian dari Kluivert.
"Kami tidak peduli dari mana datangnya Anda, yang kami butuhkan adalah pembuktian!" tulis Ultras Garuda melalui akun Instagram resminya.
Kluivert memang mendapat sambutan kurang bagus di Indonesia. Meski sebagai pemain pria berusia 48 tahun itu sangat mentereng, namun pengalamannya melatih belum teruji.
Statistik selama dua periode bersama Curacao adalah empat kemenangan, empat seri, dan enam kekalahan dari 14 pertandingan. Sedangkan bersama Adana Demirspor, delapan kemenangan, enam seri, dan enam kekalahan dari 20 pertandingan.
Selain statistiknya yang kurang meyakinkan saat menjadi pelatih, ia juga dikabarkan memiliki rekam jejak personal kurang bagus. karena pernah terlibat utang jutaan euro kepada organisasi kriminal akibat judi.
"Kami Mengetahui Kehadiran Anda! @patrickkluivert9 Mohon maaf tidak ada kalungan bunga yang menyambut," tulis Ultras Garuda.
"Kami menyambut dengan teriakan agar Anda segera membuktikan kerja keras dan fokus pada prestasi untuk tim nasional kami," tambah mereka.
Kelompok suportertimnas Indonesia lainnya, La Grande Indonesia, juga ingin Kluivert membawa Indonesia langsung ke Piala Dunia 2026 dengan menjadi runner up di putaran ketiga.
"Bagi kami, sudah tidak ada lagi proses, kami ingin kau membawa kami langsung ke Piala Dunia 2026 yang artinya harus menjadi runner up di kualifikasi putaran ke-3 yang menyisakan 4 pertandingan, tidak bisa ditawar!" tuis La Grande Indonesia melalui unggahan Instagramnya.