Pelatih kepala Tottenham Hotspur yang baru, Igor Tudor dalam konferensi pers pertamanya, Jumat (20/2/2026). (Foto: tangkapan layar tottenhamhotspur.com,)
JAKARTA, (ERAKINI) - Pelatih kepala Tottenham Hotspur yang baru, Igor Tudor, menegaskan fokus pada kerja keras dan mentalitas tim jelang laga debutnya melawan Arsenal dalam derbi London Utara di Tottenham Hotspur Stadium, Minggu (22/2/2026) besok.
Dalam konferensi pers pertamanya pada Jumat (20/2/2026), Tudor mengaku belum memikirkan soal menikmati jabatan barunya.
“Saya tidak di sini untuk menikmati, saya di sini untuk bekerja. Ini klub fantastis, sebuah kehormatan berada di sini. Tapi fokus saya adalah melakukan hal yang benar untuk klub, tim, dan para penggemar,” ujar Tudor seperti dilansir dari tottenhamhotspur.com, Sabtu (21/2/2026).
Lebih lanjut, Tudor mengakui situasi timnya sedang tidak ideal. Spurs saat ini dilanda badai cedera dengan sekitar 10 pemain absen.
“Kami berlatih dengan 13 pemain. Ini situasi yang jarang terjadi. Tidak indah, tidak menyenangkan, tapi justru tantangan besar untuk keluar dari situasi ini,” katanya.
Namun demikian, pelatih asal Kroasia itu menilai jumlah tersebut cukup untuk menghadapi Arsenal. Ia menekankan pentingnya membangun mentalitas tim sebelum berbicara taktik.
“Kami harus menjadi tim dalam arti sesungguhnya. Siap menderita, berjuang, berlari, dan memiliki mentalitas yang tepat. Orangnya dulu, baru pemainnya,” ucap Tudor.
Tak fokus pada klasemen
Ketika ditanya apakah Spurs sedang berada dalam ancaman degradasi di Premier League, Tudor enggan membahas posisi klasemen.
“Memikirkan degradasi atau target akhir musim tidak penting. Posisi di liga adalah konsekuensi dari apa yang Anda lakukan setiap pekan. Saya percaya pada latihan hari ini, bukan hasil di akhir musim,” tegasnya.
Dia menuturkan, pendekatannya selalu menitikberatkan pada proses harian, komunikasi personal dengan pemain, serta kejelasan peran di lapangan.
Terkait kondisi skuad, Tudor mengisyaratkan belum ada tambahan pemain yang pulih untuk laga kontra Arsenal.
“Sepertinya belum ada. (Dominic) Solanke sempat bermasalah di tenggorokan, tapi sudah ikut latihan hari ini. Yang lain mungkin pekan depan,” ujarnya.
Tudor mengaku pernah bekerja dengan sejumlah pemain Spurs sebelumnya, termasuk Radu Dragusin saat masih di Juventus dan Cristian Romero.
“Dia bilang saya yang ‘mengirimnya pergi’. Tapi itu bagian dari proses kariernya, dan sekarang dia berkembang luar biasa,” katanya sambil tertawa.
Percaya diri 100 persen
Meski belum memiliki pengalaman melatih di Premier League, Tudor yakin hal tersebut bukan masalah besar.
“Sepak bola itu sama di mana-mana. Sebelas lawan sebelas, ada wasit, ada offside. Detail kecil tentu akan dipahami seiring waktu, tapi intinya tetap sepak bola dan relasi di lapangan,” ucapnya.
Saat ditanya keyakinannya bahwa Spurs akan tetap bertahan di Premier League musim depan, Tudor menjawab tegas, “100 persen.”
Dia pun meminta dukungan penuh dari para suporter dalam laga kandang perdananya.
“Para pemain membutuhkan dukungan. Ini pertandingan luar biasa untuk memulai kembali. Kami ingin menunjukkan bahwa kami peduli dan ingin berubah secepat mungkin,” pungkasnya.