JAKARTA (ERAKINI) — Starbucks Indonesia terus melakukan inovasi gerainya. Salah satunys adalah Starbucks Reserve Plaza Indonesia. Gerai pertama Starbucks di Indonesia ini hadir dengan desain baru yang lebih komunal, luas dan nyaman.
Gerai pertama Starbucks di Plaza Indonesia sudah ada sejak 17 Mei 2002. Starbucks sadar bahwa langkah ini menjadi tonggak bersejarah dalam memperkenalkan kopi Arabika berkualitas tinggi kepada masyarakat Indonesia.
Di gerai tersebut, barista generasi pertama Starbucks Indonesia lahir dan menghadirkan pengalaman menikmati kopi terbaik Starbucks kepada pelanggan pertamanya di Indonesia. Kini, dengan wajah barunya, Starbucks Reserve Plaza Indonesia tetap menyajikan kopi Arabika premium dari Indonesia dan berbagai belahan dunia, yang diracik melalui keterampilan dan dedikasi para baristanya.
“Kami merasa terhormat dapat terus terhubung dengan komunitas dan budaya kopi di Jakarta, serta menghadirkan kembali gerai pertama kami dengan ruang yang lebih luas, suasana yang nyaman untuk bertemu, serta sajian kopi berkualitas tinggi yang menemani setiap momen,” ungkap Anthony Mc Evoy, Direktur, PT Sari Coffee Indonesia, pemegang lisensi merek Starbucks di Indonesia.
Ditambahkan, “Pembaruan gerai ini meneguhkan kembali komitmen jangka panjang Starbucks terhadap kopi Indonesia, petani kami, dan masyarakat yang kami layani. Kami juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak Plaza Indonesia atas kemitraan, kepercayaan, serta dukungan yang telah terjalin sejak awal perjalanan Starbucks di Indonesia,” tambahnya.
Berlokasi di level basement Plaza Indonesia, desain gerai seluas area 311m ini terinspirasi oleh keterikatan erat antara Starbucks dan Sumatra menceritakan sebuah kisah tentang cita rasa kopi yang earthy dan bold, tradisi yang kaya, dan persaudaraan yang telah berlangsung selama lebih dari setengah abad.
Didominasi oleh ornamen kayu, suasana hangat tercipta dari palet warna kuning lembut, oranye, coklat tanah, merah vulkanik, hijau zaitun gelap, serta akses emas yang merepresentasikan lanskap dan kesuburan tanah vulkanik Sumatra.
Berbagai motif yang terinspirasi dari buah kopi, pegunungan, hingga pola abstrak khas Sumatra turut memperkaya narasi visual gerai ini.