Search

BSI Beri Bantuan 300 Kursi Roda untuk Jemaah Haji Lansia dan Disabilitas

JEDDAH, (ERAKINI) - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus mematangkan persiapan menghadapi puncak ibadah haji 2026 di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Salah satu upaya yang dilakukan yakni memperkuat layanan ramah lansia dan disabilitas melalui penambahan 300 unit kursi roda baru.

Bantuan kursi roda tahap pertama tersebut diterima PPIH Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Bandara dari Bank Syariah Indonesia (BSI), Selasa (12/5/2026), bersamaan dengan kedatangan jemaah haji kelompok terbang (kloter) JKB-14 di Bandara King Abdulaziz, Jeddah.

Kepala Daker Bandara, Abdul Basir, mengatakan ratusan kursi roda itu akan segera didistribusikan ke sejumlah titik layanan penting, terutama di Makkah untuk mendukung mobilisasi jemaah saat puncak haji.

"Hari ini kami menerima bantuan kursi roda dari BSI sebanyak 300 unit. Kursi roda ini nanti akan kami distribusikan ke Daker Makkah, utamanya untuk menunjang persiapan puncak haji di Wukuf Arafah, Muzdalifah, dan Mina," ujar Abdul Basir usai mengawal kedatangan bantuan tersebut di Bandara King Abdulaziz Jeddah.

Menurut Basir, sebagian kursi roda juga akan dikirim ke Madinah untuk memperkuat layanan pemulangan jemaah haji Indonesia.

"Beberapa di antaranya juga akan kami distribusikan ke Daker Madinah untuk menunjang proses layanan kepulangan jemaah haji nantinya," imbuhnya.

Ia menjelaskan, bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen menghadirkan layanan “Haji Ramah Lansia dan Disabilitas”. 

Kursi roda yang diterima nantinya akan digunakan sebagai sarana operasional untuk memudahkan mobilitas jemaah selama berada di Tanah Suci.

Rencananya, Daker Makkah akan membagikan bantuan tersebut ke masing-masing sektor pelayanan, kemudian diteruskan ke hotel-hotel tempat jemaah menginap.
Basir menambahkan, pengiriman kursi roda kali ini baru tahap pertama dan masih akan ada tambahan bantuan pada tahap berikutnya.

"Ini merupakan pengiriman tahap pertama. Direncanakan akan ada pengiriman tahap kedua dengan jumlah yang akan kami konfirmasi ulang dengan PPIH Pusat di Jakarta," jelas Basir.

Penambahan fasilitas mobilitas tersebut diharapkan dapat membantu jemaah, khususnya lansia dan penyandang disabilitas, menghadapi tingginya aktivitas fisik selama puncak ibadah haji di tengah cuaca Arab Saudi yang cukup ekstrem.

"Mudah-mudahan bermanfaat untuk jemaah haji kita dan dapat menunjang suksesnya penyelenggaraan haji tahun 2026," pungkasnya.