Trump Sebut Perang Teluk Bisa Dihentikan Hanya jika Iran Setujui Proposal AS
Akhmad Baihaqi Arsyad
WASHINGTON, (ERAKINI) - Ketegangan geopolitik kembali memanas setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menyatakan bahwa perang di kawasan Teluk dapat dihentikan, namun hanya jika Iran menyetujui kesepakatan yang tengah diajukan. Pernyataan ini sekaligus dikaitkan dengan rencana pembukaan kembali jalur strategis Selat Hormuz yang selama ini menjadi pusat konflik.
Dalam pernyataannya, Trump menyampaikan optimisme bersyarat terkait berakhirnya konflik. Ia mengatakan, “Dengan asumsi setuju untuk memberikan apa yang telah disepakati, yang mungkin merupakan asumsi besar, 'Epic Fury' yang sudah melegenda akan berakhir, dan blokade yang sangat efektif akan memungkinkan Selat Hormuz dibuka untuk semua, termasuk .”

















