Search

Sebanyak 213.967 Boks Makanan Sudah Didistribusikan di Hari Ke-7 Operasional Haji

JAKARTA, (ERAKINI) - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI melaporkan perkembangan operasional haji 1447 H/2026 M pada hari ketujuh, Senin (27/4/2026). Sejak dimulainya operasional pada 22 April 2026, sebanyak 213.967 boks makanan telah didistribusikan kepada 29.834 jemaah haji Indonesia di Madinah.

Distribusi konsumsi tersebut didukung oleh 23 dapur yang beroperasi untuk memenuhi kebutuhan jemaah selama berada di Tanah Suci.

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaf, mengatakan layanan akomodasi juga terus berjalan. Hingga saat ini, sebanyak 29.925 jemaah telah menempati 38 hotel dari total 100 hotel yang disiapkan.

“Seluruh hotel tersebut berada di kawasan Markaziah, yang berdekatan dengan Masjid Nabawi,” ujar Maria dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (27/4/2026).

Maria juga mengimbau jemaah untuk memanfaatkan waktu ibadah di Masjid Nabawi tanpa terburu-buru kembali ke hotel setelah salat. Ia mengingatkan pentingnya jemaah menghafal nama dan nomor hotel serta selalu membawa kartu nusuk saat beraktivitas.

“Kartu nusuk merupakan identitas penting yang harus selalu dibawa oleh jemaah,” katanya.

Sebelumnya, Kemenhaj mencatat sebanyak 34.657 jemaah telah diberangkatkan ke Arab Saudi. Dari jumlah tersebut, 30.611 jemaah telah tiba di Madinah hingga Minggu (26/4/2026) pukul 24.00 WIB.

“Secara kumulatif, jumlah kelompok terbang (kloter) yang telah diberangkatkan sebanyak 88 kloter dengan total 34.657 jemaah. Sementara itu, untuk kedatangan di Madinah, tercatat 78 kloter dengan jumlah 30.611 jemaah,” ujar Maria.

Setibanya di bandara, jemaah langsung mendapatkan layanan dari petugas haji dan diarahkan menuju hotel yang telah disiapkan. Proses kedatangan berlangsung tertib dengan prioritas layanan bagi lanjut usia, penyandang disabilitas, serta kelompok rentan lainnya.

Dari sisi kesehatan, pemerintah memastikan seluruh jemaah memperoleh layanan optimal. Petugas kesehatan disiagakan di berbagai titik, mulai dari kloter, sektor, hingga fasilitas kesehatan.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 906 jemaah menjalani rawat jalan, 25 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia, dan 30 jemaah dirujuk ke rumah sakit di Arab Saudi. Adapun 24 jemaah masih menjalani perawatan di rumah sakit setempat.