Search

Tol Bocimi Seksi 3 Dipadati Kendaraan, Tempat Wisata Sukabumi Jadi Magnet

BOGOR, (ERAKINI) - Jalur fungsional Tol Bocimi Seksi 3 dipadati ribuan kendaraan pada H+1 Lebaran atau Minggu (22/3/2026). Mobilitas masyarakat menuju tempat wisata di wilayah Sukabumi meningkat tajam.

Tol Bocimi merupakan jalur penghubung strategis antara Bogor, Ciawi, hingga Sukabumi di Jawa Barat. Sejak difungsikan pada Sabtu (14/3/2026), jalur ini telah dilintasi sekitar 19.000 kendaraan hingga hari kesembilan. Mayoritas kendaraan merupakan pemudik yang menuju wilayah Sukabumi dan sekitarnya.

“Sejak hari pertama sampai hari kesembilan ini, kurang lebih 19.000 kendaraan sudah melintas di tol fungsional Bocimi Seksi 3. Jalur ini kita manfaatkan khusus untuk arus mudik,” ujar Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal usai meninjau operasional Tol Bocimi Seksi 3 di Cimande, Kabupaten Sukabumi, Minggu (22/3/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik serta arus balik Lebaran 2026. 

Ia menjelaskan, volume kendaraan terus mengalami peningkatan setiap hari. Puncaknya terjadi pada hari kesembilan atau Minggu (23/3) dengan jumlah mencapai 3.871 kendaraan. 

Pengoperasian jalur fungsional Bocimi dilakukan secara terbatas setiap hari. Waktu operasional dimulai pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB. Pembatasan waktu operasional dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas dan faktor keselamatan. 

“Kalau malam arus sudah sepi, dan di dalam tol masih minim penerangan. Ini kita antisipasi untuk mencegah kecelakaan lalu lintas,” katanya.

Memasuki arus balik, Korlantas Polri telah menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas. Koordinasi dilakukan dengan Polres Sukabumi untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan dari berbagai arah. Langkah ini diambil agar arus tetap lancar dan terkendali.

“Kalau terjadi kepadatan di jalur arteri, kita akan lakukan rekayasa buka-tutup jalur fungsional agar arus tetap mengalir dan tidak terjadi penumpukan,” jelasnya.

Menurut Faizal, keberadaan tol fungsional Bocimi memberikan dampak signifikan dalam mengurai kepadatan kendaraan. Meskipun belum beroperasi penuh, jalur ini dinilai efektif mendukung kelancaran arus mudik dan balik. Ia berharap operasional penuh dapat segera direalisasikan.

“Baru fungsional saja sudah sangat membantu. Harapannya bisa segera operasional penuh sehingga dapat mengurangi kepadatan di jalur Parungkuda hingga Cibadak,” ungkapnya.

Arah Pelabuhan Ratu Ramai
Sementara itu, Kepala Induk PJR Tol BORR dan Bocimi, Kompol Suwito, mengatakan, pada H+1 Lebaran (22/3/2026), volume kendaraan mengalami peningkatan signifikan sejak pagi hari. 

Kepadatan juga terjadi di arah Parungkuda. Kondisi ini disebabkan tingginya minat masyarakat menuju tempat wisata Pantai Pelabuhan Ratu.

"Untuk arah Parungkuda cukup padat karena di sana ada wisata Pelabuhan Ratu. Jadi, antusias masyarakat dari Sukabumi dan Bogor cukup tinggi," ujar Suwito dalam keterangannya.

Untuk mengantisipasi kepadatan, petugas menyiagakan tim urai di sepanjang jalur. Tim tersebut bertugas melakukan patroli serta penanganan cepat terhadap potensi hambatan lalu lintas.

"Ada dua kendaraan dari PJR untuk mengurai apabila ada gangguan. Tadi sempat terjadi kepadatan sekitar 1 kilometer sebelum keluar Karang Tengah dan langsung ditangani," katanya.

Suwito juga mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik sebelum melintas di jalur fungsional Bocimi. Ia menekankan pentingnya keselamatan selama perjalanan mudik maupun wisata.

"Siapkan kendaraan, lengkapi surat-surat, dan pastikan kondisi pengemudi dalam keadaan prima. Ingat, keluarga menunggu di rumah dengan selamat," tukasnya.